MTQ ke-42 Muara Badak Usai, Tapi Hal Ini Mengganjal Hati Bupati

oleh -13 Dilihat
Suasana acara pembukaan MTQ ke-42 tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara yang berlangsung di Muara Badak 29 Otober hingga 3 November 2021 lalu.

BERITAKALTIM.CO- Pelaksanaan Musbaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-42 di Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara sudah berakhir 3 November 2021 lalu. Kafilah dari Tenggarong berhasil menjadi juara umum. Hanya saja, masih ada yang mengganjal di hati Bupati Edi Damansyah.

Saat memberikan sambutan pada acara penutupan MTQ, Bupati melontarkan bahwa dia menerima pemberitahuan bahwa ada katagori lomba yang tidak diikuti kontingan dari kecamatan. Pada beberapa lomba yang diadakan, mengalami rendah peserta.

Seperti diketahui, pada MTQ ke-42 tahun 2021 tingkat kabupaten itu melombakan 23 cabang, dengan jumlah peserta yang telah terdaftar 653 orang.

“Hal ini tolong menjadi perhatian khusus. Agar semua kecamatan mempersiapkan warganya untuk mengikuti semua lomba yang dipertandingkan panitia,” kata Bupati Edi Damansyah, waktu itu.

Harapan Bupati, diarahkan kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ). Sebab lembaga ini dibentuk untuk menjadi arena pengembangan.

Selain menyinggung masih adanya masalah minat ikut lomba katagori tertentu, Bupati juga menyampaikan tekad untuk mempertahankan tradisi menjadi juara umum dalam MTQ level provinsi tahun 2022. Sebab kontingen Kutai Kartanegara sudah 4 tahun berturut-turut menjadi juara umum, sehingga untuk tahun 2022 jangan sampai terlepas dan harus mempertahankannya.

Mendukung hal tersebut, Bupati meluncurkan hastag #2022KukrLima. Artinya, pada tahun 2022 Kabupaten Kutai Kartanegara berjuang untuk sukses kelima kalinya dalam ajang MTQ level provinsi Kaltim.

Acara pembukaan MTQ ke-42 berlangsung di lapangan Mutiara Desa Gas Alam Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartangera, 29 Oktober 2021 lalu. Tercatat, total peserta dalam rombongan kompetisi ada 1.174 orang, membuat panitia menyiapkan akomodasi pondokan di 5 desa di sana.

Menurut Ketua Panitia MTQ yang juga Camat Muara Badak, Arfan, mereka menyiapkan 81 rumah pemondokan untuk para tamu yang hadir. Pemondokannya tersebar, mulai Desa Muara Badak Ulu dan Desa Muara Badak Ilir. Desa Badak Baru, Desa Gas Alam dan juga Desa Tanjung Limau. #

Wartawan: Hardin | ADV

No More Posts Available.

No more pages to load.