Mudik Lebaran Dilarang, Ini Syarat Pelaku Transportasi

oleh -443 views
Kepala Dinas Kesehatan (DKK) Kota Balikpapan dr Andi Sri Juliarty.

BERITAKALTIM.CO- Mudik lebaran tahun 2021 resmi kembali dilarang oleh pemerintah. Keputusan tersebut diambil mengingat dan mempertimbangkan risiko penularan Covid-19 di Indonesia.

Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 telah mengeluarkan surat edaran baru Nomor 12 Tahun 2021 yang mengatur tentang kriteria dan persyaratan perjalanan orang selama dalam masa pandemi Covid-19 menuju masyarakat produktif, sehat dan aman Covid-19.

Dalam surat edaran tersebut muncul aturan dan persyaratan baru yang harus diikuti oleh calon penumpang yang akan melakukan perjalanan jauh atau keluar kota.

Kepala Dinas Kesehatan (DKK) Kota Balikpapan dr Andi Sri Juliarty mengatakan, bahwa kemarin sudah ada surat edaran dari BNPB tentang pelaku transportasi.

” Syaratnya pertama masih tetap PCR, jika tidak ada PCR boleh antigen harinya sama dengan kemarin. Jika ada Gen Nose ditempat pemberangkatan airport, terminal dan pelabuhan, maka Gen Nose dapat diberlakukan. Memang baru terbatas pada pelaku perjalanan,” ujar Dio sapaan akrab dr Andi Sri Juliarty di Balai Kota, Rabu (31/3/2021).

Adapun syarat penerbangan yang dimaksud perjalanan udara wajib melampirkan surat keterangan negatif test RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3×24 jam sebelum keberangkatan, atau hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 2×24 jam atau hasil negatif dari Gen Nose C 19 sebelum keberangkatan.

Kemudian, perjalanan udara menuju pulau Bali wajib menunjukkan hasil negatif RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 2×24 jam sebelum keberangkatan atau hasil negatif dari Gen Nose C 19 sebelum keberangkatan.

Selanjutnya, anak-anak dibawah usia lima tahun, tidak diwajibkan untuk RT-PCR/Rapid Test Antigen/ Gen Nose C 19 sebagai syarat perjalanan. Keempat, wajib mengisi e-HAC bagi seluruh pelaku perjalanan udara. Kelima, surat edaran ini berlaku mulai tanggal 1 April 2021sampai waktu yang ditentukan kemudian. #

Wartawan: Thina