Mulai Senin, Datang ke Balikpapan Lewat Darat Diperiksa Antigen

oleh -520 views
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan  Sudirman Djayaleksana.

BERITAKALTIM.CO- Sejak diberlakukannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Balikpapan 15 Januari 2021, penegakan protokol kesehatan (prokes) di Kota Balikpapan semakin diintensifkan.

Wali Kota Balikpapan menyampaikan sejumlah kebijakan mengenai akan diberlakukannya rapid antigen dijalur darat untuk para pelaku perjalanan yang akan datang ke Balikpapan.

“Jadi kami memberlakukan pembatasan bagi pelaku perjalanan di jalur darat dengan melakukan test antigen secara acak, dan juga membuat posko-posko pengecekan dibeberapa titik pintu masuk Kota Balikpapan,” ujarnya saat pers rilis pada hari Kamis sore (21/1/2021).

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan  Sudirman Djayaleksana. Setiap orang akan dilakukan pemeriksaan test rapid antigen bila ingin memasuki Kota Balikpapan.

“Terhitung mulai Senin 25 Januari 2021, kita akan melakukan pemeriksaan bagi kendaraan jalur darat baik angkutan umum dan kendaraan pribadi di posko-posko titik masuk Kota Balikpapan yaitu di Kilometer 23 dan perbatasan tritip,” jelasnya kepada awak media.

Dijelaskannya, menindaklanjuti Surat Edaran Mentri Perhubungan No 1 tahun 2001 untuk angkutan darat, di pelabuhan fery Kariangau dan di terminal Kota Balikpapan juga dilakukan pengecekan protokol kesehatan, yang mana sudah dikoordinasikan dengan Balai Pengelola Transportasi Darat Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

“Dari kendaraan yang masuk akan dilakukan pengecekan acak tes rapid antigen secara gratis, penerapan protokol kesehatan, yang akan dilakukan oleh tim satgas atau dinas kesehatan,” katanya.

“Kriteria kendaraan yang akan dilakukan pemerikasaan yaitu kendaraan yang memiliki plat nomor bukan dari kota Balikpapan,” paparnya.

Ia mengatakaan, pemerintah Kota Balikpapan akan menerjunkan 30 personil gabungan yang akan mengawal pengetatan maupun pemeriksaan rapid test antigen bagi pendatang melalui jalur darat di wilayah perbatasan.

“Jadi jumlah personil yang kita siapkan kurang lebih 30 orang, terdiri dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, TNI AD, AL, AU, POM, Polri Satlantas lengkap timnya dan Dinas Kesehatan,” bebernya.

Ditambahkannya, untuk pelaksanaan pengetatan akan direncanakan di Kilometer 23 Balikpapan Utara dan Teritip Balikpapan Timur yang berbatasan langsung dengan Kutai Kartanegara.

Untuk berapa lama operasi itu dilakukan, ia menyampaiakan tergantung dari perkembangan kasus covid-19 yang terjadi di Balikpapan maupun Kaltim.

“Soal berapa lama nanti tergantung situasi pandemi covid-19,” ujarnya. #

Wartawan: Thina