Nadiem Minta Segera Lakukan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

oleh -1.378 views
Foto bersama seusai pemantauan vaksinasi guru dan tenaga pendidik di kota Balikpapan.

BERITAKALTIM.CO- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim memberikan apresiasinya kepada Pemerintah Kota Balikpapan yang memprioritaskan guru untuk dilakukan vaksinasi sebagai persiapan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di tengah pandemi Covid-19.

Dalam kunjungan ke Balikpapan  ini Nadiem didampingi Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud, Iwan Syahril dan Wakil Ketua Komisi X DPR, Hetifah Sjaifudian.

Nadiem melihat langsung pelaksanaan vaksinasi yang ditujukan bagi 1.000 pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) se-kota Balikpapan di BSCC Dome Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (6/4/2021).

Dijelaskannya, berdasarkan surat keputusan bersama empat menteri. Apabila guru pendidik telah divaksin maka sekolah diwajibkan melakukan pembelajaran tatap muka terbatas, dan tidak harus menunggu hingga bulan Juli.

Sekolah bisa memberlakukan sistem pembelajaran dengan menyesuaikan kondisi di masa pandemi covid-19.  Misalnya, dengan sistem rotasi, dan sejumlah pembatasan kegiatan di sekolah.

“Belajar tatap muka satu kelas hanya diperbolehkan maksimal 18 siswa dan bisa dilakukan sistem rotasi, hanya saja untuk kantin sekolah belum boleh dibuka, semua peserta didik wajib pakai masker” ucapnya seusai pemantauan vaksinasi dan didampingi oleh anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Kaltim Hetifah Sjaifudian.

Nadiem juga mendorong pemerintah daerah dan kepala sekolah mendukung PTM terbatas. Semua pihak, menurut Nadiem, harus menyadari jika para siswa sudah terlalu lama melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Jika PTM terbatas tak segera dilakukan, para siswa akan menjadi korban karena kehilangan kesempatan belajar. PJJ berkepanjangan juga berisiko kehilangan pola interaksi dengan sesama.

“Kehilangan teman-teman, kehilangan guru gurunya. Anak-anak kita sudah mulai depresi (PJJ) karena tidak bisa berinteraksi dengan komunitasnya,” ujar dia.

Nadiem berharap vaksinasi ini bisa mengakselerasi PTM terbatas di Balikpapan. Terlebih pemerintah juga sudah memberi lampu hijau PTM terbatas melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri.

Selain meninjau, Nadiem juga sempat berdialog dengan sejumlah guru yang sedang menjalani vaksinasi. Nadiem berkesempatan berbincang secara virtual dengan guru yang sedang menjalani vaksinasi di sejumlah lokasi di Balikpapan. #

Wartawan: Thina