Nuansa Ibu Kota Negara Bergema di Musrenbang Provinsi Kaltim 2021

oleh -703 views
HM Aswin menyebut RPJMD Kaltim dan RKPD 2022 perlu dilakukan perubahan karena menyesuaikan kondisi akibat pandemi Covid-19 dan seiring ditetapkannya Kaltim sebagai calon lokasi pemindahan ibu kota negara (IKN).

BERITAKALTIM.CO- Nuansa Ibu Kota Negara (IKN) bergema dalam Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) skala provinsi yang digelar Bappeda Kaltim. Dalam situasi sulit di mana indek pertumbuhan ekonomi mengalami penurunan, semua pihak harus memanfaatkan peluang datangnya kebijakan pemerintah pusat mengenai perpindahan IKN di Kaltim.

Fokus Musrenbang tahun 2021, seperti disampaikan Kepala Bappeda Prof Dr Ir HM Aswin, mengenai Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2019-2023 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2022.

“Terjadi perubahan karena menyesuaikan kondisi akibat pandemi Covid-19 dan seiring ditetapkannya Kaltim sebagai calon lokasi pemindahan ibu kota negara,” ucap Aswin.

Acara Musrenbang berlangsung di Odah Etam Kantor Gubernur Jalan Gajah Mada Samarinda, Kamis (22/4/2021). Dipimpin Gubernur Kaltim Isran Noor dan didampingi oleh Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi berserta sejumlah pejabat teras Provinsi Kaltim.

Gubernur Isran Noor mengatakan Musrenbang merupakan tahapan penting dalam pembangunan daerah, sebab semua stakeholder di Kaltim bertemu untuk memberikan saran terhadap pembangunan Kaltim ke depan.

“Pemprov Kaltim memberi apresiasi kepada segenap pihak mulai dari pemerintah pusat, daerah, dunia usaha, media dan industri atas paritispasinya,” urai Isran Noor saat menyampaikan sambutanya di depan peserta Musrenbang.

Menurutnya, sinergi dan kolaborasi yang sudah berjalan hingga sekarang jadi jalan penting. Pemerintah menyambut baik Musrenbang perubahan RPJMD sekaligus melaksanakan dengan Musrenbang RKPD tahun 2022.

Meskipun demikian, kata Isran, maksud dan tujuan dari pelaksanaan Musrenbang harus tetap diutamakan sehingga perumusan strategis program di Kaltim bisa menyelesaikan permasalahan pembangunan.

“Indikator makro pembangunan memberikan dampak negatif. Pengangguran meningkat 6,87 persen,” bebernya.

Meski demikian, dampak dari Covid-19 di Kaltim masih lebih rendah dibanding secara nasional, IPM (Indeks Pembangunan Manusia) Kaltim masih papan atas setara dengan Jakarta dan Yogyakarta.

Pada kesempatan tersebut juga, Isran Noor mengapresiasi seluruh pihak terutama masyarakat yang sudah bekerja sama dan dalam kondisi sulit Pandemi Covid-19.

“Diharapkan program vaksinasi yang dijalankan pemerintah bisa berjalan lancar dan imunitas bisa segera terbentuk. Dalam upaya pemulihan sosial ekonomi di Kaltim, kita harus tetap memanfaatkan secara cerdas rencana pemindahan IKN ke Kaltim,” beber Isran Noor.

Kegiatan Musrenbang diawali dengan Pra Musrenbang yang berlangsung hybrid di Hotel Mercure Samarinda dan secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan itu, menurut Kepala Bappeda Kaltim, Prof Dr Ir HM Aswin memiliki makna penting dan signifikan dalam upaya melakukan penajaman, penyelarasan dan klarifikasi terhadap hasil-hasil yang telah disepakati dalam Musrenbang level desa/kelurahan, kecamatan, hingga kabupaten/kota.

“Hasil pembahasan ini akan menjadi input penyempurnaan penyusunan dokumen perubahan RPJMD dan RKPD 2022. Untuk itu sinergi dan kolaborasi dari seluruh stakeholder diperlukan untuk mewujudkan visi Berani Untuk Kalimantan Timur Berdaulat,” ujar HM Aswin, Rabu 21 April 2021. #

 

Wartawan: Heriman | charle

No More Posts Available.

No more pages to load.