Pasien Baru Tertular Virus Naik Terus, Tambah Positif 174-143 Sembuh

oleh -148 views
Foto pemakaman jenasah Covid-19 di pemakaman khusus Serayu Tanah Merah Samarinda.

BERITAKALTIM.CO- Sampai minggu kedua bulan September 2020 belum ada tanda-tanda terjadi penurunan jumlah pasien terkonfirmasi positif virus Korona di Kalimantan Timur. Sebaliknya, trend peningkatan belum berhenti, ditandai masih lebih besarnya pasien positif baru dibanding pasien yang sembuh.

Update 13 September, pasien baru terkonfirmasi positif 174 orang, sedangkan yang sembuh 143 orang. Sementara meninggal dunia bertambah 4 orang. Dengan pertambahan itu di Kaltim kumulatif pasien positif 5.926 orang dan 3.589 sembuh. Sementara yang meninggal dunia 240 orang dan pasien yang masih dirawat menunggu sembuh ada 2.097 pasien.

Pasien baru terkonfirmasi virus Korona, kali ini terbesar dari 3 kota; Balikpapan 79 kasus, Samarinda 36 kasus dan Bontang 49 kasus. Dengan pertambahan itu Balikpapan masih yang tertinggi dalam kumulatif warga tertular virus 2.411 orang dan 1.474 diantaranya sembuh. Kemudian yang meninggal 148 orang dan jumlah pasien positif yang masih dirawat ada 789 orang.

Kota Samarinda masih menempati posisi kedua terparah di Kaltim. Yaitu secara kumulatif ada 1.489 warga tertukar dan 888 orang sembuh. Sebanyak 56 orang meninggal dunia serta 545 pasien positif masih dirawat menunggu kesembuhan.

Bontang menjadi daerah keempat terparah se Kaltim. Posisinya di bawah Kutai Kartanegara yang saat ini secara kumulatif terdapat 764 orang yang terpapar virus. Kemudian jumlah pasien sembuhnya 362 orang dan yang meninggal dunia ada 13 orang. Sementara pasien dirawat ada 389 orang.

Dengan penambahan 49 pasien baru terkonfirmasi positif di Bontang, di kota itu kini 173 orang yang dirawat baik diisolasi mandiri maupun isolasi di rumah sakit. Sedangkan total pasien terpapar ada 379 orang dan 199 orang sembuh. Pasien positif meninggal dunia ada 7 orang.

Juru bicara tim penanganan covid-19 Kaltim Andi M Ishak mengingatkan warga masih terus terjadinya penularan virus di seluruh Kaltim. Untuk itu dia meminta masyarakat semakin waspada jika tidak ingin ikut tertular oleh virus yang berasal dari Kota Wuhan Tiongkok itu.

“Setiap jumlah pasien terkonfirmasi positif masih terus meningkat jumlahnya. Pemerintah berusaha mengatasinya, namun tidak berarti apa-apa jika masyarakatnya tidak disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan,” ucap Andi M Ishak. #

Wartawan: Charle