Pelaku Perjalanan Darat ke Balikpapan Wajib Rapid Antigen

oleh -2.413 views
Wali kota Balikpapan Rizal Effendi

BERITAKALTIM.CO- Pencegahan Covid 19 di Kota Balikpapan terus dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Tim Satuan Tugas (Satgas).

Setelah melakukan penerapan kebijakan wajib rapid test antigen ataupun swab PCR bagi pendatang yang masuk melalui jalur udara dan jalur laut, saat ini tengah dipersiapkan kebijakkan untuk pengetatan jalur darat.

“Harapannya dengan pengetatan jalur darat dan laut akan menurunkan angka penularan kasus covid-19 yang kian memprihatikan,” ungkap Walikota Balikpapan Rizal Effendi seusai pres rilis covid-19 di halaman Pemkot Balikpapan.

Dijelaskannya, rata-rata pendatang yang masuk melalui Bandara Internasional Sepinggan telah mematuhi melakukan rapid test antigen di daerah asal sebelum melakukan perjalanan.

Sedangkan untuk jalur laur sudah berkordinasi dengan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Kota Balikpapan.

“Kita sepakat tadi akan membangun lagi pengetatan di jalur darat dan laut tadi kita berkoordinasi dengan Danlanal,” ujarnya.

Rizal masih mempersiapkan tempat-tempat mana saja yang akan dijadikan posko untuk menangani warga yang melintasi Kota Balikpapan.

“Titik yang krusial adalah (pintu masuk jalur) laut karena datang dari berbagai tempat seperti Sulawesi, Jawa, Nusa Tenggara dan biasanya mereka hanya rapid test saja padahal kami memerlukan rapid antigen. Kalau di udara sudah oke,” ujarnya.

Menurutnya, angkutan barang masih bisa diawasi oleh petugas sedangkan angkutan orang yang masih kesulitan dalam hal pengawasan. “Datang ke sini sebagai warga atau pekerja. Itu sangat berat yang kami harus awasi,” terangnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengatakan kebijakan bagi pelaku perjalanan itu untuk menekan perkembangan atau jumlah kasus Covid-19.

“Pelaku perjalanan dari jalur darat juga wajib rapid test antigen,” tegas Dio sapaan akrab Kepala DKK.

Nantinya akan dibentuk posko pemantauan di setiap lokasi atau jalur masuk kota Balikpapan. “Dinas Perhubungan yang mengatur,”jelasnya.

Kewajiban rapid test antigen itu berpedoman pada Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 RI Nomor 1 Tahun 2021. Isinya mengatur perjalanan orang dalam negeri yang mewajibkan rapid test antigen.

“Semua harus rapid test antigen karena rapid test antibodi sudah tak dipakai lagi,” terangnya.

Dikatakannya, Rapid test antigen itu tak cuma bagi pelaku perjalanan yang memakai moda transportasi angkutan umum seperti bus. Turut menyasar pengguna kendaraan pribadi maupun travel.

“Ini berlaku nasional,” ucapnya. #

Wartawan: Thina