Pemerintah Serahkan DIPA kepada KPPN Balikpapan

oleh -41 Dilihat
Penyerahan DIPA kepada Satker Lingkup KPPN Balikpapan tahun Anggaran 2022.

BERITAKALTIM.CO- Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Balikpapan melaksanakan penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Petikan Tahun Anggaran 2021. Penyerahan oleh Wali Kota selaku wakil pemerintah di daerah kepada satuan kerja lingkup KPPN Balikpapan yang dilaksanakan di Aula Gedung Keuangan Negara (GKN) Lt 3 Jalan Ahmad Yani Balikpapan, Selasa (14/12/2021).

Pada kesempatan ini juga dilakukan Penyerahan Penghargaan kepada  Kepala Satuan Kerja Kementerian/Lembaga yang memiliki Prestasi terbaik dalam hal Kinerja Pelaksanaan Anggaran periode Semester I tahun 2021 Lingkup Satuan Kerja di KPPN Balikpapan.

Kepala KPPN Balikpapan Adi Nugroho mengatakan, proses penyerahan DIPA dilaksanakan lebih awal agar bisa mendukung Satker dalam perencanaan kegiatan dalam penanganan Covid-19, pemulihan ekonomi, dan berbagai prioritas pembangunan strategis.

” Keuangan negara menjadi instrumen utama dan sangat penting dalam menghadapi krisis akibat pandemi Covid-19, memberikan perlindungan sosial dan melakukan pemulihan ekonomi,” ucapnya kepada awak media.

Efektivitas APBN dalam mengurangi dampak negatif Pandemi sangat tergantung kepada pelaksanaannya yang tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat kualitas. Untuk itu koordinasi dan kolaborasi antara Kementerian/Lembaga serta dengan Pemerintah Daerah sangat penting dan menentukan.

“Jangan sampai terlambat, intinya harus tepat sasaran, output baik dan jangan menyalahgunakan anggaran. Ini untuk kesejahteraan masyarakat dan pembangunan didaerah,” jelasnya.

Adi menyebut, untuk wilayah KPPN Balikpapan yang meliputi Kota Balikpapan, Kabupaten Paser dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), dana yang dialokasikan sebesar Rp6,48 triliun yang terdiri
Belanja K/L sebesar Rp 2,87 triliun untuk 138 satuan kerja.

Transfer keuangan ke daerah dan dana desa (TKDD) sebesar Rp 3,61 triliun yang terdiri dari Dana Alokasi Umum (DAU) Rp 1,08 triliun, Dana Bagi Hasil (DBH) Rp 1,7 triliun, Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Rp 211,54 miliar,
Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Rp 436,22 miliar, Dana Intensif Daerah (DID) Rp 44,4 miliar dan Dana Desa Rp 142,29 miliar.

Adi menyampaikan, KPPN Balikpapan untuk APBN kementrian lembaga hanya menyalurkan DAK fisik dan dana desa. Untuk pemerintah kota Balikpapan hanya menerima DAK fisik sebesar 68 Miliyar dan tidak memperoleh dana desa.

Ditempat terpisah, Wali kota Balikpapan Rahmad Masud mengatakan, Penyerahan DIPA ini memberikan motivasi bagi para pekerja di lingkungan KPPN. “Sangat baik, karena ini satu prestasi yang luar biasa,” ucapnya seusai penyerahan DIPA di GKN Balikpapan.

Untuk kota Balikpapan sendiri hanya mendapatkan DAK tahun 2022 sebesar Rp 68 miliar.

“Yang mana pemanfaatannya untuk infrastruktur dan kesehatan yang bersifat untuk masyarakat kota Balikpapan, termasuk pembangunan drainase,” terang Rahmad. #

Wartawan: Thina

No More Posts Available.

No more pages to load.