Perlawanan Tambang di Muang Dalam Samarinda

oleh -862 views
Aksi warga Muang Dalam, Lempake, Samarinda Utara, menentang kegiatan tambang batu bara di daerah mereka. Foto: Ist.

Usai itu, pertambangan berlangsung kembali. Malah pelaku penambang mengerahkan anggota-anggota Ormas (Organisasi Kemasyarakatan) untuk mempengaruhi warga. Tidak hanya mempengaruhi, tapi kata warga yang mengadu ke Polres Samarinda, oknum-oknum Ormas kedaerahan itu melakukan intimidasi terhadap warga.

Lantaran itu, saat ingin memblokir jalan keduakalinya agar tidak bisa dipakai perusahaan tambang batu bara, warga tidak ingin terjadi bentrok dengan oknum-oknum Ormas yang berkeliaran di daerah mereka. Warga mengundang aparat kepolisian untuk mengawal mereka saat memblokir jalan.

Tapi, apa yang terjadi. Harapan mendapat pengawalan tidak terealisasi. Warga tidak mendapat respon yang diharapkan. Dini hari itu berlalu begitu saja bersama kecemasan warga Muang Dalam. Warga yang takut intimidasi, memilih bermalam di Kantor Polres Samarinda.

Laporan warga baru bisa masuk ke Polres Samarinda pada Kamis (14/10/2021) sore sekitar jam 16.00. Itupun setelah didampingi sejumlah aktivis JATAM (Jaringan Advokasi Tambang). Dalam laporan itu, disertakan bukti-bukti berupa dokumentasi keberadaan aktivitas pertambangan.

“Pelaporan itu sesuai yang diadukan warga ke Jatam Kaltim. Laporan atas nama saya setelah dimandatkan warga. Ada 16 titik tambang di sana,” ucap Dinamisator Jatam Kaltim Pradarma Rupang.

No More Posts Available.

No more pages to load.