Perlu Aturan Khusus untuk Lindungi LH

oleh -1.123 views

20130725alihamdiSAMARINDA,BERITAKALTIM.COM – Penataan lahan sektor kehutanan, khususnya pada kawasan seperti di KM 50 jalan raya Balikpapan – Samarinda perlu mendapatkan perhatian lebih, guna menciptakan lingkungan hidup (LH) tetap asri dan selalu terjaga.
Kepedulian terhadap sektor hutan perlu mendapat perhatian serius sebagai wujud menciptakan lingkungan alam semesta yang baik. Dengan memperhatikan setiap titik keadaan alam semesta, tentu akan berimbas kepada generasi selanjutnya.
“Harus ditanamkan ke dalam benak kita untuk lebih mencintai alam, dengan menjaga lingkungan agar tetap asri dan terjaga supaya anak cucu kita kelak dapat merasakan,” kata anggota Komisi II Ali Hamdi.
Legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengatakan pentingnya perlindungan pada sektor kehutanan. Keasrian lingkungan dengan begitu banyaknya terdapat flora dan fauna didalamnya perlu dilestarikan. Apalagi, Kalimantan yang memiliki kekayaan alam begitu besar.
“Lahan-lahan sektor kehutanan di sepanjang jalan raya Samarinda-Balikpapan kini dimanfaatkan masyarakat. Hal ini diharapkan dapat terus terpelihara, dikelola dengan baik agar berkesinambungan,” katanya.
Pengelolaan dalam penataan sektor hutan perlu digalakkan. Ia mengusulkan pengawasan khusus terhadap area di kawasan hutan lindung yang berada pada jalan raya Balikpapan – Samarinda.
“Aturan khusus harus dibuat dengan maksud agar tidak ada lagi penambahan bangunan di sekitar kawasan hutan tersebut. Pihak terkait diharapkan dapat mengelola dengan sebaik-baiknya untuk menjaganya agar tidak ada yang merasa dirugikan,” imbuhnya.
Ali yang juga ketua Badan Kehormatan (BK) ini mengharapkan pemerintah provinsi beserta DPRD, seluruh stakeholder termasuk masyarakat dapat saling bahu- membahu mewujudkan Kaltim sejahtera. Dalam artian pemanfaatan aspek SDA harus dikelola sebaik-baiknya agar karunia Tuhan dapat dioptimalkan.
“Kaltim mempunyai potensi yang begitu besar dan melimpah dalam aspek SDA-nya. Oleh sebab itu sudah sepantasnya kita semua menjaga dan memanfaatkan sebaik mungkin. Jangan sampai menjadikan Benua Etam yang kita tinggali ini seperti pada daerah-daerah lain yang mengalami keterpurukan akibat SDA tak terkelola baik,” tutupnya. (adv/rid/oke)

tEKS FOTO: ALI HAMDI