Perumahan Bumi Nirwana Graha Indah Ditetapkan Zona Merah, Masjid Ditutup

oleh -2.971 views
Satgas penanganan covid-19 kota Balikpapan menyampaikan pres rilis di halaman Pemkot Balikpapan.

BERITAKALTIM.CO- Satgas penanganan covid-19 Balikpapan mengumumkan, setelah dalam beberapa hari kasus penambahan covid-19 melandai, Senin (10/5/2021)  ini justru dikejutkan dengan kabar munculnya klaster rumah ibadah yang berada di RT 47 Kelurahan Graha Indah Balikpapan Utara.

Terdapat 24 orang terpapar covid-19 di kawasan Perum Bumi Nirwana Balikpapan Utara. Sebanyak 23 orang diantaranya adalah jamaah Masjid Ar Rahmah.

“Kita dikejutkan dengan satu zona merah di RT 47 Kelurahan Graha Indah tepatnya di Perumahan Bumi Nirwana,” ujar Kepala Satpol PP Kota Balikpapan Zulkifli dalam konfrensi pers, Senin (10/05/2021).

Sesuai aturan di dalam PPKM Mikro bahwa lingkungan RT yang masuk zona merah maka rumah ibadah di wilayah tersebut wajib ditutup. Lalu lingkungan sekitar tidak boleh ada kegiatan di wilayah tersebut.

“Kita terpaksa menutup tempat ibadah tersebut. Hari ini kita tetapkan ibadah disana ditutup,” ungkapnya.

Zulkifli menjelaskan, hanya diperbolehkan mengumandangkan adzan dan hanya dilakukan oleh penjaga masjid. Tidak diperkenankan dibuka untuk umum.

“Jadi adzan lima waktu tetap diperbolehkan dan tetap ada sholat lima waktu di dalamnya yang hanya dilakukan kaum atau penjaga masjidnya,” ucapnya.

Kemudian akses keluar masuk juga dibatasi ataupun di portal. Tamu pun hanya sampai pukul 21.00 Wita tidak boleh ada aktifitas atau kegiatan masyarakat, jika lebih dari 5 orang akan dibubarkan.

Sementara itu Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengatakan saat ini pihaknya terus melakukan tracing terhadap warga sekitar. Total rumah yang terpapar sebanyak 8 rumah dan tracing terus diperluas.

“Sudah ada 8 rumah di sana yang kena. Ada dua pasien dari mereka yang dirawat di rumah sakit karena gejala berat,” jelasnya.

Dio nama panggilan akrab Dr. Andi Sri Juliaty telah meminta Satgas Covid-19 RT untuk melakukan pencegahan dan pengawasan terhadap lingkungan dan aktivitas warganya.

“Kami meminta agar dilakukan pengawasan, di sana juga ada warga yang melakukan isolasi mandiri di rumah,” tutupnya. #

Wartawan: Thina