Pesediaan Vaksin Menipis, Tahap III Menunggu Kiriman

oleh -296 views
Satgas covid-19 kota Balikpapan bersama awak media yang sudah melakukan vaksinasi tahap II.

BERITAKALTIM,CO- Pemberian vaksin Covid-19 tahap kedua telah dilakukan untuk  untuk pelayanan publik Kota  Balikpapan. Meskipun Pemerintah Kota Balikpapan masih menunggu pengiriman vaksin untuk tahap selanjutnya dari Pemerintah Pusat.

“Kami juga masih menunggu belum ada kabar sampai sekarang, jadi kita benar- benar menghabiskan sisa vaksin untuk yang dosis kedua,” ungkap Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty  disela-sela vaksinasi tahap kedua di BSCC Dome, Sabtu (13/3/2021).

Dijelaskan,  vaksin tahap kedua ini tersisa 1.300 vaksin yang akan disuntikan untuk dosis kedua, dari hari Sabtu sampai selasa nanti.
“Kalau datang vaksin besok, insya allah ya nyambung untuk pemberian dosis keduanya,” jelasnya.

Dio sapaan akrab Andi Sri Juliarty menyampaikan pemberian vaksin dosis kedua mundur tidak masalah tetapi jika mengikuti juknis harusnya  pada hari ke 14 dan untuk lansia selama 28 hari setelah pemberian dosis pertama.

“Mundur juga gak apa-apa, kondisi ini bukan hanya dialami di Kota Balikpapan saja, tapi di seluruh kabupaten dan kota yang ada Kaltim masih menunggu kedatangan vaksin tahap selanjutnya,” paparnya ketika ditemui awak media Beritakaltim.co.

Dio mengatakan,  efektifitas vaksinasi tahap II ini baru bisa terlihat setelah 28 hari kedepan, akan terbentuk antibodi yang baik, dan hal ini tergantung sistem imun tubuh masing masing orang. Untuk efektivitas perlindungan hanya sebesar 65% dan tetap terapkan 5M meski sudah dilakukan vaksinasi .

“Selalu jaga kondisi terutama menerapkan 5M, jangan merasa sudah di vaksin dua kali lalu bebas, mengingat masih bisa tertular Covid, karena vaksin sinovac hanya memberi perlindungan 65 persen, Tetap waspada, gunakan masker sampai pandemi berakhir,” tutupnya.

Ditempat yang sama, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan bahwa stok vaksinasi covid-19 di Kota Balikpapan kosong sehingga rencana suntikan dosis kedua khususnya pelayanan public maupun lansia (lanjut usia) terancam mundur.

“Memang  vaksin lanjutan kita belum bisa melaksanakan, karena vaksin yang ada sudah habis. Tinggal melanjutkan tahapan yang ada, mudah-mudahan vaksin ya nanti datang,” ujar Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi.

Dijelaskannya, suntikan kedua untuk lansia kemungkinan bisa meskipun jadwalnya masih dua pekan kedepan, karena sampai saat ini masih belum jelas kapan vaskin akan datang lagi.

“Saya kan nanti dua minggu lagi. Musdahan vaksinnya datang, itu saja kekhawatiranya,” paparnya

Rizal telah membicarakan hal ini kepada Gubernur Kaltim untuk menindaklanjuti laporan ke Menteri Kesehatan (Mekes).

“Kita sudah minta ke gubernur, gubernur juga sudah lapor ke Menteri, kita tunggu. Tapi belum ada kabar,” ujarnya. #