Polisi Selidiki 3 Mayat Diduga Korban Ledakan Galangan Kapal “Barokah”

oleh -298 views
Saat evakuasi jasad Tumiran Murchlois (58), yang diduga korban ledakan galangan kapal.

BERITAKALTIM.CO- Tim Basarnas menemukan lagi satu mayat mengapung di Sungai Mahakam. Mayat ketiga itu diduga adalah korban dari insiden ledakan kapal ponton di galangan perusahaan Barokah milik PT Barokah Galangan Perkasa.

Mayat ketiga diketahui bernama Tumiran Murchlois (58). Tim Basarnas menerima laporan warga ada mayat mengapung di Perairan Sungai Mahakam, kawasan Tambora, Muara Pantuan, Anggana, Kutai Kartanegara (Kukar). Jarak dari lokasi kejadian ledakan galangkan kapal dengan lokasi mayat ditemukan sekitar 35 kilometer ke arah muara.

Setelah melakukan koordinasi dengan Polairud Polres Kukar, TNI AL Anggana dan Ditpolairud Polda Kaltim, mayat Tumiran langsung dievakuasi.

Dengan temuan mayat Tumiran, sudah tiga mayat ditemukan Basarnas diduga sebagai korban ledakan ponton di Pulau Atas Samarinda, Kamis 11 Februari 2021. Dua korban sebelumnya teridentifikasi bernama Suwardi (37) dan Gunawi (52).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kelas A Balikpapan Melkianus Kotta melalui Kasi Ops dan Siaga Octavianto menyampaikan, mayat ketiga berhasil diidentifikasi pada Pukul 19:31 Wita. Mayat itu bukan Marwan, anak buah kapal yang hilang dan sedang dicari Tim SAR gabungan di kawasan itu.

“Telah teridentifikasi korban yang ditemukan tim di daerah Tambora, Anggana, atas nama Tumiran Nurcholis, salah satu pekerja dari ledakan di daerah Makroman,” ucap Octavianto.

Tim SAR Gabungan bertugas mencari korban bernama Marwan sudah 5 hari. Saat hari ketiga pencarian, tiba-tiba terjadi ledakan galangan kapal. Ternyata Tim SAR menemukan 3 mayat yang diduga adalah korban ledakan galangan kapal.

Polisi sedang menyelidiki kasus ledakan galangan kapal ‘Barokah’. Awal kejadian diduga adanya pekerjaan las di sebuah tongkang Oil Bas GPE (Gemilang Perkasa Energi) milik perusahaan PT Barokah Perkasa Samarinda. Sebelumnya pihak perusahaan mengatakan tidak ada karyawannya yang menjadi korban.

Kejadiannya pukul 14.30 Wita, Kamis (11/2/2021). Saksi mendengar setidaknya terjadi 6 kali ledakan dan membuat pekerja di galangan kapal itu berusaha menyelamatkan diri, termasuk yang melompat ke Sungai Mahakam. #

Wartawan: Charle