Politisi PKS Kaltim Ini Soroti Kekerasan Perempuan dan Anak

oleh -170 views

BERITAKALTIM.CO- Kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kalimantan Timur mengalami peningkatan, tahun 2020 terdapat 566 kasus.

Hal itu diuraikan oleh anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Fitri Maisyaroh usai rapat di ruang komisi lantai 3 gedung D, Selasa (2/3/2021).

Politisi PKS tersebut mengatakan pihaknya telah melakukan diskusi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A). Dalam pembahasannya Komisi IV menghawatirkan kasus serupa terjadi sesuatu di luar dugaan.

“Sejauh ini yang kami lakukan adalah senantiasa mengingatkan kepada dinas terkait yang memang berwenang dalam hal ini untuk terus melakukan edukasi ke masyarakat untuk tetap melakukan pencegahan dari hal yang tidak kita inginkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Fitri Maisyaroh menjelaskan agar tetap melakukan tindakan dan penanganan ketika kasus sudah terjadi walaupun di tengah wabah pandemi Covid 19, karena Pandemi bukan berarti memberhentikan aktivitas.

Di sisi lain pihaknya menyadari bahwa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait mengeluhkan masalah keterbatasan anggaran.

“Saya secara pribadi berada di komisi IV yang bermitra dengan Dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak sangat prihatin karena pemerintah sedikit sekali menganggarkan dana untuk edukasi ke masyarakat, jangankan hal itu, mengedukasi untuk preventif saja belum banyak,” sambungnya.

Oleh karena itu, Fitri Maisyaroh mengajak agar lembaga independen dapat berperan aktif dalam membantu pemerintah guna mengedukasi masyarakat sehingga program dari pemerintah dalam diterapkan dengan baik serta dirasakan oleh masyarakat.

“Lembaga yang independen bisa bersinergi guna membantu untuk sosialisasi seperti jadi narasumber. Langkah ini kita coba lakukan dan terus dikembangkan untuk dapat mengatasi masalah yang terjadi,” tutupnya. #

Wartawan: Heriman