PPKM Mikro di Kota Balikpapan, Satgas Covid-19 Graha Indah Siaga

oleh -779 views
Peninjauan Satgas Covid-19 Kelurahan Graha Indah di satgas covid-19 RT yang peningkatan angka terkonfirmasi positifnya cukup tinggi di RT 24 dan RT 25.

BERITAKALTIM.CO- Pemerintah Kota Balikpapan telah menerapkan PPKM skala mikro. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Balikpapan Nomor 330/392/Pem Tahun 2021 tentang PPKM Berbasis Mikro dan Kota untuk Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan Pandemi Covid-19 di Balikpapan.

PPKM skala mikro dan kota akan dilangsungkan selama dua minggu sejak tanggal 13 sampai tanggal 27 Februari 2021 mendatang.

Pelaksanaan PPKM Mikro berfokus pada lingkungan RT. Di mana setiap RT dan unsur lainnya akan bekerja sama bahu membahu untuk menekan angka penyebaran covid-19.

Peninjauan Satgas covid-19 ditingkat RT dilakukan oleh Satgas covid-19  Kelurahan Graha Indah. Salah satu RT yang menjadi perhatian saat ini yakni RT 24 dan RT 25 Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara yang mencakup perumahan Pesona Bukit Batuah dan perumahan Taman Sari.

Peningkatan pasien positif Covid-19 di RT 24 dan RT 25 Kelurahan Graha Indah, menurut info dari  Ketua RT 25 Sidiq Nur Alam, pasien terkonfirmasi positif diwilayah ini mulai awal januari sampai saat ini berjumlah 83.

“Dengan rincian Isolasi mandiri 18 orang, Meninggal 1 orang dan selesai isolasi mandiri 64 orang,” rincinya ketika diwawancarai via WhatsApp, Sabtu (13/2/2021).

Sidiq mengatakan, dengan adanya PPKM mikro Satgas covid-19 di tingkat RT ini, optimis dapat menghimbau dan mangajak warga bersama dalam penerapan 4M protokol kesehatan.

Disamping itu juga sesuai arahan dari Wali kota Balikpapan, adanya Satgas covid-19 RT ini dapat melakukaan pengawasan ketat terhadap siapa saja yang masuk diwilayah ini. Dan memberlakukan sistim buka tutup masuk lingkungan hingga pukul 21.00 Wita dan dipastikan menerapkan semua protokol kesehatan.

“Disini terdapat dua pintu masuk utama, penjagaan dijadwalkan per malam, yang jaga 4 orang dilakukan secara rolling,” jelasnya.

Sidiq pun berharap agar warga turut berpartisipasi membantu satgas,  lebih menekankan kepada keluarga agar di rumah saja jika tidak ada kegiatan penting.

Sementara itu perwakilan Satgas Covid -19 Kelurahan Graha Indah Syarifuddin Oddang mengutarakan, sebelum ada instruksi Walikota Balikpapan, Satgas RT di wilayah Graha Indah sudah terbentuk sejak april 2020.

Dikatakanya, selain melakukan peninjauan Satgas covid-19 RT di wilayah yang angka positifnya tinggi, juga dilakukan pengeroscekan data masuk dari Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk wilayah terkonfirmasi positif khususnya di Graha Indah.

“Masih banyak data dari Dinkes yang tidak sinkron dengan data penduduk yang bertempat tinggal di sini,” urai Oddang sapaan akrab Syarifuddin Oddang ketika diwawancarai awak media Beritakaltim.co via whatsApp.

Dijelaskannya, Dari pemetaan yang telah dilakukan Satgas Kelurahan, masih banyak ditemui data yang tidak sesuai. Misalnya tidak berdomisi diwilayah ini tapi tertera di wilayah Graha Indah.

“Ada juga sudah selesai Isolasi mandiri berikut lampiran data negatif tapi masih tertera di Dinkes, ada juga tidak tinggal disitu tapi pakai alamat sini,” ungkapnya.

Oddang menambahkan, Untuk Satgas kelurahan sendiri telah dibentuk beberapa kelompok. Kelompok ini nantinya akan bertugas memperketat dan memantau wilayah. Dan Satgas Covid-19 RT diharapkan dapat mempermudah pemantauan terkonfirmasi positif covid-19 diwilayahnya.

” Pelaporannya lewat Whatsapp grup satgas kelurahan, mempermudah memantau satgas RT, jika di wilayah RT terdapat penambahan pasien positif, jadi bisa langsung tahu, karena selama ini banyak warga yang tidak jujur, ” katanya.

” Adanya kendala-kendala yang ada saat ini, dengan lakukan pemetaan kelompok untuk mempermudah pemantauan, besok rencananya akan dikroscek lagi,” tungkasnya. #

Wartawan: Thina