Prof Aswin Ajak Mahasiswa Berperan di IKN

oleh -21 Dilihat
Kepala Bappeda Kaltim Prof Dr HM Aswin. Foto: screenshot website bappeda kaltim.

BERITAKALTIM.CO- Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi & Bisnis (BEM-FEB) Universitas Mulawarman Periode 2022 melakukan kunjungan ke Kantor Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Kaltim di Jalan Kusuma Bangsa Samarinda, Kamis (14/4/2022).

Para mahasiswa yang menamakan kunjungan itu “BEM Visiting” ingin mendapatkan informasi lengkap mengenai perencanaan pembangunan di Kalimantan Timur, terutama terkait perencanaan pembangunan dalam lima tahun serta target-target pencapaian dari realisasi pembangunan.

Kaltim di bawah kepemimpinan Gubernur Isran Noor berpasangan Hadi Mulyadi menelurkan gagasan “Kaltim Berdaulat” sejak 4 tahun silam. Para pengurus BEM mengangkat isu tersebut dalam pertemuan dengan Kepala Bappeda Prof Dr HM Aswin, bersama jajaran kepala badan, kepala bidang dan kepala sub bidang serta staf bidang perekonomian dan sumber daya alam.

Visi dan Misi Kaltim Berdaulat.

Mengenai “Kaltim Berdaulat”, Kepala Bappeda Kaltim Prof Dr HM Aswin menyampaikan arah kebijakan serta target pembangunan Kaltim. Semua rencana dan target itu sudah dituangkan dalam dokumen perencanaan pembangunan tahunan RKPD (Rencana Kerja Pembangunan Daerah) serta dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah).

Kalimantan Timur sampai saat ini masih tergantung dalam sektor-sektor pertambangan. Perkembangan ekonomi Kaltim sejak tahun 2007 masih bergantung pada batu bara dan Migas sebagai penopang ekonomi Kaltim.

“Namun disadari bahwa batu bara dan migas merupakan SDA yang terbatas dan tidak dapat diperbaharui,” kata Aswin.

Karena itu, langkah strategis yang diambil Gubernur Kaltim adalah mengupayakan adanya transformasi ekonomi dalam target waktu tahun 2010 hingga 2030. Kemudian dilanjutkan dengan meningkatkan Inovasi Teknologi dalam target waktu tahun 2030-2050.

Aswin juga menyinggung soal Ibu Kota Nusantara yang sudah dimulai pembangunannya tahun ini di titik nol yang masuk Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Menurut Aswin, hadirnya IKN berdampak besar bagi pembangunan ekonomi Kalimantan Timur.

“Maka penting untuk masyarakat Kalimantan Timur, terutama mahasiswa, untuk ikut mengawal dan berpartisipasi dalam pembangunan IKN agar dapat lebih memajukan Kalimantan Timur,” ucap Aswin. #

Wartawan: wong

No More Posts Available.

No more pages to load.