Reses Kamaruddin, Warga Keluhkan PDAM, Pendidikan dan Infrakstruktur

oleh -159 Dilihat
Reses Kamaruddin di Jalan Sepakat RT 16 Kelurahan Baru Tengah. Foto : Thina/Beritakaltim.co

BERITAKALTIM.CO- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balikpapan Kamarudin menjaring aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan masa sidang II tahun 2022.

“Inti reses menyerap aspirasi masyarakat, tetapi pola reses sekarang ada zoom, tatap muka dan door to door. Saat ini aspirasi harus melewati SIPD yang diberikan perwakilan ketua RT,” ucapnya di Kediaman RT 16 Kelurahan Baru Tengah, Balikpapan Barat, Selasa (21/6/2022).

Berbagai aspirasi dikeluhkan warga seperti Towilah warga 16 mengeluhkan truk besar yang mengantri solar hingga puluhan meter, sehingga ketika mau mencari parkiran susah. Padahal Kota minyak tapi kenapa antri minyak.

“Melalui reses ini dapat disampaikan, supaya tata kota di kampung baru tengah tertata rapi,” ucapnya.

Selanjutnya, Ketua RT 13 Imam Basuni mengatakan jika selama ini masalah air PDAM. Pernah mengusulkan dan pernah dilakukan survei ternyata ada titik yang tidak ada pipa induk. “Warga Kami belum banyak menikmati,” ungkapnya.

Selain itu juga lampu penerangan jalan ada beberapa titik yang belum terpasang, walaupun sebelumnya sudah ada dipasangkan oleh Bapak Kamarudin.

Begitu juga, warga RT 11 Armayana mengeluhkan masalah sekolah, padahal dekat dengan area sekolah tetapi tidak diterima di sekolah wilayah barat. “Anak kita ini mau kemana pak. Nasib anak kami gimana pak, terbuang-buang,” katanya.

Warga RT 46 Suriansyah meminta semenisasi jembatan kurang lebih 150 meter, karena rusak sekali.

Ditambah, Ketua RT 15 Akbar solusi masalah truk supaya bisa diatur terutama tempat pembuangan sampah, karena ketika truk yang akan mengambil sampah tidak bisa diambil dan ketika hujan sampah akan meluap sehingga mengakibatkan banjir di rumah warga karena sampah menutupi drainase

Menyikapi beberapa keluhan warga, politisi Partai NasDem mengatakan jika persoalan solar secara nasional ada perbedaan harga antara solar industri dan subsidi. Ada empat SPBU yang diperbolehkan menjual solar. Seiring waktu, pengguna solar industri menggunakan solar subsidi, sehingga terjadilah antrian ini.

“Masalah solar ini tidak bisa kita selesaikan secara dewan daerah. Kita juga sharing dengan anggota dewan, bagaiamana solusinya. Mudah-mudahan nanti ada solusinya,” ungkapnya.

Terkait persoalan PDAM menjadi persoalan lama di Kampung Baru, dikarenakan ada pipa induk tapi sudah tua, ada juga pipa induk tapi tidak ada tekanan, kemudian pipa sudah di pasang tapi air tidak mengalir. “Persoalan ini dari awal selalu saya angkat, apa sih persoalannya,” ucapnya.

Sedangkan, anak yang ingin sekolah di negeri banyak sekali sedangkan sekolah negeri yang tersedia ini terbatas. Apalagi PPDB ini sudah ada peraturan menteri yang mengatur bahwa tidak berdasarkan RT tetapi menggunakan jarak. “Persoalan PPDB ini bukan persoalan baru tapi sudah lama dan ini selalu menjadi pembahasan kami,” imbuhnya.

Untuk lampu penerangan nanti akan dipenuhi langsung, sedangkan untuk sumur bor yang menjadi solusi bagi warga akan di bantu tetapi harus jelas lahan yang akan digunakan untuk sumur bor. “Coba carikan dulu lahan hibahnya, nanti buatkan proposal,” tambahnya.

Semenisasi jembatan rusak kurang lebih 150 meter nanti akan dimasukin dalam dana pokir, apabila sudah masuk insyallah dapat terlaksana.

Mengenai persoalan antrian truk akan melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Perhubungan, kemudian untuk masalah sampah yang tidak terangkut akan dilakukan RDP dengan Dinas Lingkungan Hidup. “Nanti saya akan sampaikan apa yang bapak keluhkan. Kebetulan dinas terkait ini sebagai mitra kerja kami,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, Anggota DPRD Dapil wilayah Utara mengingatkan kepada warga untuk tidak membuang sampah di laut. Sedangkan, Pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan sampah dilaut itu harus digerakkan, bukan hanya seremoni saja.

“Pemerintah siapkan anggaran untuk mengangkat semua sampah agar bersih. Ini menyangkut kesehatan juga. Kami sudah usahakan untuk membersihkan, kemudian nantinya pemerintah memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan,” pungkasnya. #

Wartawan: Thina

No More Posts Available.

No more pages to load.