Sah ! 10 Kabupaten/Kota di Kaltim Zona Merah

oleh -324 views
Patroli penegakan Perda di Taman Samarendah.

BERITAKALTIM.CO- Kepala Satpol PP Kaltim Gede Yusa didampingi Kabid Trantibumas Satpol PP Kaltim Edwin Nofiansyah Rahim dan Kabid Linmas H Hasan beserta personil Satpol PP Kaltim menggelar Patroli Penegakan Pergub No. 48/2020 tentang Disiplin Protokol Covid-19 di Area Taman Samarendah, Selasa (12/1/2021).

Operasi tersebut digelar untuk merespon situasi terakhir yang menyebutkan 10 kabupaten / kota atau di seluruh Kaltim sedang berada di zona merah.

“Mulai hari ini kita lakukan patroli penegakkan disiplin kepada masyarakat. Terutama di ruas-ruas jalan di Samarinda,” ungkap Kepala Satpol PP Kaltim, Gede Yusa.

Gede mengungkapkan, penegakan hukum dilakukan mengingat Kaltim sudah masuk zona merah. Artinya seluruh kabupaten dan kota se Kaltim kini sudah berstatus zona merah alias berbahaya dalam penyebaran virus Korona.

Turut hadir pula Kepala BPBD Kaltim Yudha Pranoto, unsur Pemkot Samarinda, Satpol PP Samarinda, BPBD Samarinda dan Polresta Samarinda.

Selain mengimplementasikan penegakkan Pergub Nomor 48/2020 tentang Disiplin Protokol Kesehatan, kegiatan ini dalam rangka upaya menindaklanjuti arahan Satgas Covid-19 Nasional agar di setiap daerah betul-betul menegakkan disiplin protokol kesehatan kepada masyarakat.

Menurut Gede Yusa, Covid-19 tidak bisa dianggap sepele. Oleh karena itu, lanjut Gede, tanpa adanya kemauan yang keras oleh masyarakat untuk disiplin melaksanakan protokol kesehatan, maka tentu akan berat pemerintah daerah bisa menurunkan kasus Korona.

“Kita akan melakukan secara berkelanjutan gerakan ini. Dimulai hari ini. Dengan tujuan agar masyarakat sadar. Caranya, melakukan imbauan langsung bagi pengguna jalan di Samarinda,” jelasnya.

Dalam kegiatan ini ditemui masih banyak masyarakat yang tidak menggunakan masker. Namun terkait dengan hal tersebut, pihaknya tidak memberikan sanksi tetapi hanya memberikan teguran bahkan diberikan masker.

“Apabila tidak ada menggunakan masker kita berikan masker. Kami tidak berikan sanksi, tapi bagaimana membangun kesadaran agar sama-sama menjaga. Ya sekaligus sosialisasi,” tandasnya. #

Wartawan : Ahmadi