Salehuddin Dorong Pemerintah Ciptakan Lapangan Kerja

oleh -19 Dilihat
Sekertaris Komisi IV DPRD Kaltim, Salehuddin saat ditemui beberapa waktu lalu. Foto: Heriman

BERITAKALTIM.CO- Sekertaris Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Salehuddin mendorong agar pemerintah secara konsisten dan berkelanjutan membuka lapangan kerja baru sehingga angka pengangguran di provinsi ini bisa ditekan.

Hal itu merespon keadaan bahwa Kalimantan Timur saat ini sebagai salah satu provinsi yang masih memiliki angka pengangguran tinggi, terutama pasca pandemi Covid-19.

“Ya, kita dorong untuk membuat iklim lapangan kerja yang lebih kondusif di Kaltim, apalagi kita punya beberapa pekerjaan sektor infrastruktur misalnya di Pertamina,” ucapnya saat dikonfirmasi via whatsApp, Jumat (20/5/2022).

Selain itu, politisi Partai Golkar itu berharap perekrutan tenaga kerja di Kalitm diprioritaskan untuk masyarakat Kaltim, bukan dari luar Katim. Hal itu berlaku pada semua sektor mulai dari pertambangan hingga sektor perkebunan, lebih khusus pada BUMN Pertamina.

“Sebenarnya banyak proyek Pertamina yang cukup besar dan bisa menyerap tenaga kerja. Pemerintah juga memberikan semacam ruang bagi program industri padat karya terutama di tiga Kota Bontang, Balikpapan dan Samarinda,” jelasnya.

Namun politisi Golkar tersebut membeberkan bahwa untuk menjaga dunia dan iklim kerja bisa positif sehingga investasi bisa masuk dan masyarakat kita juga bisa bekerja harus didukung dengan lingkungan yang kondusif dan aman. Selain itu, pemerintah juga diharapkan membuat program bantuan sosial untuk pekerja formal maupun informal.

“Karena tidak semua sektor, UMKM misalnya sektor pariwisata, perhotelan juga belum pulih. Ini momentum untuk memulihkan ekonomi di Kaltim tahun 2022,” harapnya.

Pemerintah harus mendeteksi adanya potensi industri baru guna memperluas lapangan pekerjaan. Selain itu, sektor industri rumahan juga banyak menyerap tenaga kerja harus menjadi perhatian pemerintah. Lebih penting yakni bagaimana mengaktifkan ekonomi kerakyatan yang selama ini terpuruk lantaran dampak dari pandemi Covid-19, termasuk mendorong pelatihan dan penggunaan teknologi digitalisasi.

“Termasuk mendorong sektor perbankan terutama Bank Kaltimtara untuk memberi relaksasi kebijakan terkait dengan permodalan UMKM. Harus menjadi pertimbangan pemerintah agar mendorong sektor ekonomi agar bisa hidup kembali dan memberikan lapangan kerja, dan dapat mengurangi tingkat pengangguran,” pungkasnya. #

Wartawan: Heriman

No More Posts Available.

No more pages to load.