Samarinda Butuh Bantuan Atasi Banjir dan Macet

oleh -1.082 views

23hearingwebSAMARINDA,BERITAKALTIM.COM Komisi III DPRD Kaltim menerima kunjungan rombongan Komisi III DPRD Samarinda, Kamis (22/1). Pertemuan tersebut dalam rangka meminta dukungan dari DPRD Provinsi Kaltim terkait dengan sejumlah persoalan klasik di Samarinda, seperti banjir dan macet.
Ketua Komisi III DPRD Samarinda Adhigustiawarman mengatakan bahwa dengan melihat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Samarinda yang mengalami defisit, dinilai tidak akan cukup untuk membiayai sejumlah program penyelesaian masalah utama di Samarinda.
“Dengan APBD 2015 yang hanya Rp 3,3 triliun yang mengalami defisit jika dibandingkan tahun sebelumnya, yakni Rp 3,9 triliun, Pemkot Samarinda akan mengalami kesulitan dalam melaksanakan program infrastruktur. Oleh sebab itu maka perlu adanya perhatian dari provinsi induk agar persoalan banjir dan macet bisa segera teratasi dengan baik,” kata Adhigustiawarman didampingi Wakil Ketua Komisi III Elia Libut, Sekretaris Saiful, dan sejumlah anggota, yakni Joha Fajal, Mursyid, Sugiono, Fitriah Alydrus, Triyana, Guntur, Jasno, Mirza Ananta, Muhammad Syahri, Mashari Rais.
Adhi menambahkan Samarinda melakukan percepatan pembangunan, namun mengingat banyaknya persoalan terutama minimnya anggaran membuat sejumlah program pembangunan dalam arti luas sulit dilaksanakan.
Menanggapi hal tersebut Ketua Komisi III DPRD Kaltim Dahri Yasin menuturkan sebagai Ibu Kota Provinsi, Samarinda menjadi cerminan Kalimantan Timur. Sebagai daerah yang padat penduduk dan aktifitas baik pemerintahan hingga perekonomian maka perlu mendapat perhatian.
Menurut Dahri, persoalan banjir dan macet selalu menjadi persoalan utama yang dikeluhkan masyarakat Samarinda khususnya ketika reses. Oleh sebab itu maka pihaknya mendukung penuh pengentasan persoalan tersebut.
“Komisi III DPRD Kaltim, akan mendukung program Pemerintah Kota Samrinda untuk mengatasi banjir dan macet. Dan dalam rapat anggaran nanti akan diperjuangkan agar menjadi salah satu yang prioritas untuk cepat dilaksanakan,”kata Dahri didampingi wakil Agus Suwandy, Sekretaris Eddy Sunardi, anggota Irwan Faisal, Sarkowi V.Zahry, Sapto Setyo Pramono, Ichruni Lufti Sarasakti, Baharuddin Demmu, Herwan Susanto, Muhammad Sumsun, Syafruddin, Saefuddin Zuhri, Gamalis, Masykur Sarmian, Veridiana Huraq Wang.
Hal senada diungkapkan Masykur Sarmian. Ia mengatakan dewan akan melakukan pemetaan terkait program mana saja yang menjadi prioritas atau mendesak untuk segera diselesaikan.
Ini dimaksudkan agar APBD Kaltim nantinya benar-benar mampu menjadi solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi seluruh masyarakat di kabupaten/kota. Sehingga masyarakat bisa menjadi lebih sejahtera.
“Dewan meminta kepada pihak Samarinda baik dewan maupun pemerintahnya, bisa segera membuat suatu program yang bisa memecahkan persoalan banjir dan macet yang sudah berlangsung bertahun-tahun. Lalu kemudian dewan akan memperjuangkannya dalam rapat anggaran dengan tim anggaran Pemprov Kaltim agar bisa mendapat bantuan keuangan yang semestinya. Ini tidak hanya berlaku kepada Samarinda, tetapi daerah lainnya nanti berbagai usulan tentu akan dilakukan pemetaan mana saja yang harus segera dibantu,”ujar Masykur. (adv/bar/oke)

Teks foto: MINTA BANTUAN: Hearing Komisi III DPRD Kaltim dengan anggota DPRD Samarinda. Pertemuan membahas perlunya membantu anggaran Pemkot Samarinda untuk mengatasi banjir.