Samarinda Tertinggi Covid-19, Faisal: Ada Suami-Istri Meninggal

oleh -447 views
Pemakaman pasien meninggal karena covid-19 di Serayu Tanah Merah, Samarinda Utara.

BERITAKALTIM.CO- Meskipun dalam pekan terakhir perkembangan Covid 19 di Kalimantan Timur mengalami tren penurunan, menurut Kepala Dinas Kominfo Kaltim Muhammad Faisal, masyarakat jangan lengah.

“Trend penularan penyakit covid 19 saat ini memang sudah mulai landai dan banyak masyarakat yang mendapat vaksin. Tetap diharapkan jangan lengah, tetap mematuhi protokol kesehatan dalam kegiatan sehari-hari,” kata Faisal.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kaltim per tanggal 6 April 2021, penambahan pasien terkonfirmasi positif sebanyak 197 kasus dan Samarinda tertinggi, yakni 49 kasus.

Sedangkan penambahan pasien yang sembuh covid 19 sebanyak 170 kasus dengan angka sembuh tertinggi di Kutai Kartanegara 45 kasus.

Data kasus aktif juga menunjukkan, pada 8 April 2021 total kasus aktif se Kalimantan Timur 2.516 orang. Dari total jumlah tersebut Samarinda tertinggi 557 kasus aktif dan disusul Balikpapan 520 kasus dan Kutai Kartanegara 396 kasus.

Faisal mengingatkan, kondisi penyebaran virus belum aman. Dia mengingatkan adanya kejadian menyedihkan yang menyita perhatian masyarakat, yakni pasangan suami istri meninggal bersamaan akibat Covid-19.

“Senin lalu saya ada baca berita di media online tentang pasangan suami istri meninggal hampir bersamaan. Istri menyusul satu jam setelah suaminya meninggal,” jelas Faisal.

Faisal menceritakan, suami-istri itu adalah warga Sungai Kunjang. Sang suami berusia 66 tahun dan istrinya 65 tahun.

“Betapa sedihnya kita kehilangan langsung kedua orang tua disaat bersamaan. Tidak terbayangkan bagaimana nasib anak-anaknya kalau masih kecil. Jikapun sudah dewasa anak-anak beserta keluarganya pasti akan merasa kehilangan yang mendalam,” ucap pria yang sudah memiliki dua cucu itu.

Faisal berpesan agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan yang berlaku seperti menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

“Sayangi diri sendiri, keluarga dan lingkungan kita dengan tetap patuhi protokol kesehatan,” tutupnya. #

Sumber: Dinas Kominfo | Charle