Satgas Covid-19 Balikpapan Cegat “Kedatangan” di Pelabuhan dan Bandara

oleh -272 views
Pres rilis satgas penanganan covid-19 kota Balikpapan di aula pemkot Balikpapan

BERITAKALTIM.CO- Mengantisipasi kedatangan warga Balikpapan yang terlanjur mudik lebaran Idulfitri, ditambah lagi pendatang yang ingin tinggal di Balikpapan,  Pemkot melakukan beberapa langkah antisipasi agar kedatangan itu tidak menjadi penyebab penularan Covid-19.

Wali Kota sekaligus Ketua Satuan Gugus Tugas Covid-19 Balikpapan, Rizal Effendi menerangkan apa yang akan dilakukan perihal antisipasi tersebut.

“Statusnya mereka adalah ODP dalam satu minggu kita pantau kalau ada gejala. selain dipantau ODP mereka juga akan kita cegat di pelabuhan laut,” kata Rizal Effendi saat lakukan press release di Aula Pemkot, Senin (17/5/2021).

Rizal Effendi mengatakan akan melakukan pengecekan rapid antigen di Pelabuhan. Namun, jika upaya itu tetap ada warga yang lolos dari pemeriksaan, maka akan dilakukan pengecekan di PPKM Mikro melalui Satgas di tingkat RT.

“Dia tidak boleh masuk ke rumah kalau belum mendapatkan rapid antigen tapi dengan status ODP karena baru keliatan satu minggu apakah ada reaktif,” terangnya.

Rizal menuturkan, bila dalam pemantauan itu ternyata hasilnya adalah positif, maka akan ditindaklanjuti dengan melakukan isolasi di rumah atau dikirim ke embarkasi haji.

“Memang sebagian besar tidak di Balikpapan mereka hanya melintas saja makanya tidak menjadi perhatian kita tapi yang mau tinggal di Balikpapan atau yang terlanjur pulang mudik itu yang kita waspadai,” ungkapnya.

Upaya antisipasi ini, rencananya akan dilakukan mulai Selasa (18/5/2021). Mengerahkan semua Satgas ditiap tingkatan yang sudah ada.

“Kan ada Satgas Kelurahan sama kecamatan itu nanti yang melakukan pengawasan. Kan Satgas lengkap itu ada lurah, babinsa, camat, ada kapolsek Danramil makanya kita kumpulkan tadi itu,” katanya.

Rizal juga menyampaikan hal tersebut juga berlaku untuk Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan. Walaupun tidak seketat Pelabuhan, karena Bandara sudah menerapkan Hasil rapid test sebagai syarat penerbangan.

“Kalau yang sudah ada tentu kita tinggal menunjukan makanya yang paling kita tekankan di laut,” jelas Rizal Effendi.

Senada dengannya, Kepala Dinas Kesehatan, Andi Sri Juliarty juga mengirimkan release kepada pewarta poin-poin menyangkut pelaksanaan kedatangan pemudik dan pendatang ke Balikpapan. Berikut adalah poin tersebut.

1. Wajib menunjukkan hasil rapid antigen kepada Satgas PPKM Mikro Tingkat RT.
2. Berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) selama tujuh hari kedepan.
3. Yang memantau adalah Satgas PPKM Mikro di tingkat RT.
4. Jika tidak dapat menunjukkan hasil rapid antigen maka pak RT memberi surat pengantar untuk ditest rapid antigen gratis di Puskesmas.
5. Jika hasil positif diisolasi di rumah isolasi PPKM Mikro atau di Embarkasi Haji.
6. Jika hasil rapid antigen negatif melanjutkan status ODP sampai selesai tujuh hari.
7. Selama berstatus ODP tetap melakukan karantina di rumah, #

Wartawan: Thina