Satgas Covid-19 Tingkat RT di Balikpapan Dapat Bantuan Rp2 Juta

oleh -543 views
Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi.

BERITAKALTIM.CO- Pemerintah Kota Balikpapan akhirnya menyetujui untuk memberikan anggaran kepada satuan tugas penanganan Covid-19 tingkat RT melalui anggaran dana tidak terduga (DTT) dan refocusing APBD 2021.

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi selaku Ketua Satuan Tugas Covid-19 Kota Balikpapan mengatakan, pihaknya telah mengalokasi anggaran sebesar Rp 2 juta kepada tiap Satgas di tingkat RT untuk mendukung pelaksanaan PPKM mikro di wilayahnya.

Rencanannya setiap RT akan menerima sebesar Rp 2 juta dengan rincian Rp 750 dari Dana Tak Terduga (DTT) dan Rp 1.250.000 dari hasil refocusing anggaran yang masih dalam tahap pembahasan.

“Melalui anggaran DTT (Dana Tidak Terduga), kita akan membantu operasional RT dalam melaksanakan KKN PKM mikro di wilayahnya sebesar Rp750.000, kemudian melalui refocusing akan dianggarkan sebesar Rp1.250.000,” ucap Rizal di sela-sela kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kota Balikpapan di Hotel Novotel Balikpapan, Senin (29/3/2021).

Rizal Effendi mengatakan, anggaran ini merupakan usulan dari para RT yang mengeluhkan tidak adanya biaya operasional dalam pelaksanaan PPKM tingkat mikro. RT menjadi ujung tombak dalam penerapan kebijakan PPKM berbasis mikro yang terbukti cukup ampuh dalam menekan perkembangan jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19.

” Jadi awalnya ada usulan dari RT agar diberikan dukungan anggaran operasional satgas Covid-19 disana. Jadi rencananya kami ambilkan dari DTT dan refocusing,” ujarnya

Ditambahkanya, dengan adanya penerapan PPKM mikro dinilai efektif dalam menekan jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19, beberapa hari ini mengalami penurunan kasus. Terbukti kerja para RT di lapangan sehingga status RT di Balikpapan yang tercatat tidak ada dalam zona merah ataupun oranye.

“Catatan saya 1.252 RT berstatus zona hijau. Sementara 432 RT zona kuning. Artinya PPKM mikro ini terbukti efektif dan para RT sudah berusaha keras mendukung kebijakan pemerintah,” urainya. #

Wartawan: Thina