Segera Normalkan Harga Beras

oleh -17 Dilihat

SAMARINDA,BERITAKALTIM.com -Melambungnya harga beras antara 5 – 30 persen, benar-benar membeban masyarakat. Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim Ali Hamdi meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Pemerintah kabupaten/kota se Kalimantan Timur untuk mengambil langkah-langkah menormalkan kembali harga beras di pasaran.
“Kenaikan harga selalu dipicu oleh tingginya permintaan, sementara jumlah pasokan terbatas,” katanya.
Politikus PKS ini mengingatkan agar Perum Bulog Kaltim memerhatikan keamanan stok beras untuk kaltim. Karena berdasarkan data dari Perum Bolog yang dirilis Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kaltim, di Desember 2014, stok beras Kaltim mencapai 94,516 ton. Sedangkan kebutuhan beras Kaltim mencapai 35.101 ton per bulan. Artinya stok hanya cukup hingga Maret 2015.
Memang langkah-langkah telah dilakukan oleh instansi terkait berkerjasama dengan Perum Bulog untuk menormalkan harga pasar dengan menggelar operasi pasar. Langkah itu oleh wakil rakyat asal Kutai Kartanegara dan Kutai Barat ini diapresiasi. Neski begitu, kenaikan harga beras tetap tak terberndung. Di Samarinda beras rata-rata berharga Rp7.400 perkilogram sementara beras di pasaran berharga dari Rp 10.000 – 13.000.
“Agar operasi pasar tersebut mampu berdampak pada penormalan harga beras, kami menyarankan agar titik-titik pelaksanaannya lebih diperluas dan stok yang dijual bisa bertambah,” imbaunya. (lin/dhi)

Teks foto: Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim Ali Hamdi

No More Posts Available.

No more pages to load.