Sekolah Negeri Cukup Buka Sekali Pendaftaran

oleh -1.374 views

24MURSIDI-MUSLIMSAMARINDA,BERITAKALTIM.com – Pertumbuhan pendidikan di Kalimantan Timur menunjukkan tren positif. Hal ini dibuktikan dengan semakin banyaknya tumbuh sekolah mulai dari tingkat SD – SMA. Kendati, demikian faktanya dilapangan selama beberapa tahun terakhir banyak pula sekolah khususnya swasta yang harus merger atau bahkan ditutup karena kekurangan siswa.
Menanggapi hal tersebut anggota Komisi IV DPRD Kaltim Mursidi Muslim mengatakan bahwa pihaknya prihatin dengan kondisi tersebut. Guna menghindari itu maka pihaknya meminta kepada pemerintah agar dapat mengatur mekanisme penerimaan pendaftaran siswa baru.
“Seharusnya sekolah negeri hanya membuka satu kali saja pedaftaran siswa baru, jadi tidak ada gelombang kedua dan seterusnya. Ini dimaksudkan agar menciptakan keseimbangan antara sekolah negeri dengan swasta,” kata Mursidi.
Harus diakui kata Mursidi bahwa minat sebagian besar para orang tua agar anak mereka dapat sekolah disekolah unggulan dan sekolah negeri, sehingga perlu diatur terkait dengan regulasinya seperti pendaftaran dilakukan serentak baik sekolah swasta maupun negeri dengan batas waktu yang sama pula.
Seperti diketahui bahwa dulu sekolah negeri hanya membuka sekali pendaftaran khususnya pada sekolah unggulan, lalu kemudian beberapa tahun terakhir sekolah negeri merubah pola dengan membaginya dengan beberapa gelombang pendaftaran.
Mursidi mencontohkan SMA Kesatuan Samarinda yang dulu terkenal sebagai salah satu sekolah favorit yang memiliki banyak siswa, namun kini kondisinya sangat memprihatinkan. Betapa tidak, bangunan fisik sekolah sekarang hanya menjadi sarang burung walet.
“Menurut informasi dari teman-teman guru-guru, memang terbukti tidak sedikit sekolah yang harus bergabung dengan sekolah lain bahkan hingga harus ditutup karena berbagai persoalan terutama murid,” Mursidi.
Disamping itu pemerintah kata Mursidi harusnya tidak memberikan izin kepada pihak yang mau membuat sekolah baru dengan kelengkapan sarana dan prasarana yang belum lengkap, contohnya belum adanya bangunan fisiknya.”Jadi harus dibuatkan sejumlah regulasi yang baik. Dan sementinya memberhentikan sementara izin sekolah baru sebelum semua sekolah yang ada sekarang dibenahi dengan baik,” tutur Mursidi. (adv/bar/oke)

Teks foto: MURSIDI MUSLIM

No More Posts Available.

No more pages to load.