Sepekan Dua Desa di Teluk Bayur Terisolir Oleh Banjir

oleh -1.078 views

BANJIR BERAU3-webTELUK BAYUR, BERITAKALTIM.com – Sudah sepekan terakhir, ratusan warga
di dua desa yakni desa tumbit Nasding dan Meraang di kecamatan Teluk
Bayur Berau, terisolir oleh musibah banjir. Tidak hanya pemukiman
warga dan rumah ibadah, banjir dengan kedalaman satu setengah meter
hingga 2 meter ini mengancam ratusan hektare pertanian berupa tanaman
coklat, pisang, sayur mayur dan padi.
Banjir ini disebabkan meluapnya sungai kelay akibat tingginya curah
hujan dan kondisi tersebut kerap terjadi setiap tahunnya. Hanya saja,
meski sudah menderita namun belum ada satupun bantuan dari pemerintah
setempat yang diberikan untuk meringankan beban warga. “Sampai hari
ini (sabtu, 24/01/2015) belum satupun bantuan yang kami terima,” kata
Ambo salah seorang warga.
Menurut warga, bantuan yang kini dibutuhkan yakni makanan instan dan
obat-obatan. Hal itu lantaran persediaan pangan warga kian menipis
sejak kedua desa tersebut terisolir. Bahkan beberapa hari terakhir
sebagian warga mulai terserang berbagai penyakit. “Yang kami butuhkan
itu makanan instan dan obat-obatan, sebab sejak dilanda banjir
persediaan pangan kami terus berkurang dan sebagian dari kami mulai
terserang berbagai penyakit,” tambahnya.
Keresahan juga dirasakan kelompok pelajar. Pasalnya, akibat banjir ini
sejumlah pelajar dari dua desa tersebut kerap membolos lantaran tak
ada angkutan yang bisa membawanya ketempat yang tidak tergenang
banjir. “kami terpaksa sering membolos karena tak ada angkutan,” kata
Yuniar salah satu pelajar asal Meraang yang mengaku bersekolah di desa
Labanan. #Ahz

Teks foto: warga Terisolir oleh banjir