Siap Kelola Stadion Aji Imbut

oleh -62 Dilihat
Kanan: Erik Nurwahyudi, Kepala Desa Perjiwa, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara. Sedang diwawancarai Wartawan Beritakaltim, Charles Siahaan, Senin (16/5/2022). Foto: Ridho | beritakaltim.co

BERITAKALTIM.CO- Desa Perjiwa Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, termasuk beruntung karena di kawasan itu ada Stadion nan megah berkelas internasional yang dinamakan Stadion Aji Imbut. Tapi, sayangnya, komplek olahraga yang pernah dipakai menjadi venue pelaksanaan PON XVII tahun 2008 itu terlihat tak terawat lagi.

Gedung-gedung olahraga banyak yang rusak. Cat yang semakin buram dan rerumputan yang tinggi. “Benar Pak. Lokasi stadion Aji Imbut itu masuk wilayah desa kami, desa perjiwa,” ucap Erik Nurwahyudi, Kepala Desa Perjiwa, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Senin (16/5/2022).

Walaupun berada di tanah Desa Perjiwa, tapi sebagai kepala desa dia tidak punya akses ikut mengelola stadion tersebut. Dulu, saat tim kesebelasan Mitra Kukar masih berjaya di liga utama dan sering bertanding di stadion Aji Imbut, kader-kader Karang Taruna Desa Perjiwa pernah diaktifkan untuk beberapa kegiatan seperti parkir dan karcis.

“Tapi itu sudah lama sekali. Sekarang sudah tidak ada lagi,” cerita Erik kepada Wartawan Beritakaltim yang menemuinya di Kantor Desa Perjiwa Jalan Tanjung Gersik.

Soal keterlibatan warga dan pemerintahan Desa Perjiwa mengelola stadion, diakui pernah terbersit. Tapi hanya sekedar wacana yang tidak ada ujungnya. Tapi, walau sekedar wacana, menurut Erik, dia dan perangkat desa siap jika mendapat kepercayaan dari Pemerintah Kabupaten Kukar untuk menjadi pengelolanya.

“Siap Pak,” kata Erik singkat kepada Wartawan Beritakaltim yang bertanya langsung apakah dia siap semisal diberikan kepercayaan mengelola stadion itu.

SEKILAS STADION AJI IMBUT

Stadion Aji ketika masih terawat. Foto: ist

Menurut catatan redaksi Beritakaltim, stadion itu dulunya bernama Stadion Madya Tenggarong dan disebut juga Stadion Kudungga. Kemudian, pada 28 Maret 2011, datang Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak meresmikan stadion ini dengan nama GOR Aji Imbut.

Pemberian nama Stadion Aji Imbut itu berdasarkan kajian terhadap figur yang berjasa dalam sejarah pembangunan di Kesultanan Kutai Kartanegara. Menurut literatur, nama Aji Imbut adalah gelar dari Sultan Aji Muhammad Muslihuddin.

Beberapa fasilitas olahraga di Stadion Aji Imbut yaitu lapangan sepak bola, gedung velodrome tertutup, gedung beladiri, arena equistrian (berkuda), stadion panahan, arena sepeda BMX dan asrama atlet. Saat penularan covid-19 mengganas, asrama atlet dijadikan tempat isolasi bagi penderita penyakit menular itu. #

Wartawan: Charle

No More Posts Available.

No more pages to load.