Soal Dana Bencana Kalsel dan Sulbar, Ketua DPRD Belum Diajak Koordinasi

oleh -134 views
Ketua DPRD Kota Balikpapan Abdulloh Ssos.

BERITAKALTIM.CO- Sebagai bentuk kepedulian korban bencana alam, Pemerintah Kota Balikpapan berencana mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2 miliar untuk membantu korban bencana alam di Provinsi Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat.

Anggaran tersebut akan dialokasikan sebesar Rp1 miliar untuk korban bencana banjir di Kalimantan Selatan dan Rp1 miliar bagi korban gempa di Sulawesi Barat.

Anggaran bantuan ini akan dialokasikan setelah mendapat persetujuan dari DPRD Kota Balikpapan.

Rencananya ada dua  opsi yang akan digunakan dalam rencana alokasi anggaran bantuan tersebut yakni lewat alokasi Dana Tidak Terduga (DTT) di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021 atau melalui mekanisme pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun 2021.

Terkait Hal ini Ketua DPRD Kota Balikpapan Abdulloh Ssos mengatakan, Belum mengetahui dan belum diajak bicara terkait alokasi anggaran ini.

Jika nantinya Pemerintah kota menganggarkan sebesar Rp2 milyar untuk dua provinsi, dia mengatakan
sepanjang untuk kepentingan kemanusian kenapa tidak dan jika memang ada anggarannya itu merupakan kebijakan pemerintahan.

“Pada prinsipnya sepanjang untuk kemanusian, kami tidak pernah menolak untuk mempersetujuinya,” ujarnya ketika ditemui awak media, Jumat (22/1/2021).

Dijelaskannya, Pandemi covid-19 ini juga musibah, seiring dengan adanya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dikeluarkan Pemkot Balikpapan, warga Balikpapan juga perlu diperhatikan khususnya bagi warga yang terdampak langsung adanya kebijakan ini.

Ia juga mengharapkan adanya kebijakan gugus tugas covid-19 untuk mengalokasikan anggaran kepada warga yang terdampak langsung dengan adanya kebijakan ini. Banyak keluhan warga terkait PPKM ini, dan  gugus tugas penanganan covid-19 Balikpapan perlu juga memikirkan  untuk membantu warga yang terdampak.

“Mohon dipikirkan bagaimana kebijakan  gugus tugas Balikpapan untuk membantu masyarakat Balikpapan yang terdampak langsung, membantu orang itu penting,” katanya.

Ia juga menghimbau kepada wartawan agar membantu edukasi dan sosialisai penerapan 5 M dan tetap jaga kesehatan. ” Bantu program pemerintah , tetap jaga kesehatan,” tungkasnya. #

Wartawan: Thina