Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan, Usman : ASN Jangan Ragu Mendaftar

oleh -100 views
Pelaksana Tugas ( PLT) Camat Bontang Selatan, Usman HM. Foto : Lutfi.

BONTANG, beritakaltim.co – Kecamatan Bontang Selatan bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan Bontang, guna menggelar ‘Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan’. Kegiatan ini dilaksakan di Gedung Balai Partemuan Umum (BPU) Kecamatan Bontang Selatan pada Rabu (22/7/2020), Pagi.

Pelaksana Tugas (PLT) Camat Bontang Selatan, Usman mengatakan, jika pihaknya mendapatkan surat tembusan dari BPJS Ketenagakerjaan terkait sosialisasi bagaimana jaminan mutu asuransi terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di wilayah kerja Bontang Selatan.

“Bontang Selatan Memiliki sebanyak 6 Kelurahan dengan jumlah sekitar ada 2000 pekerja (ASN&TKD), tentunya dengan jumlah yang ada bisa diberikan sosialisasi untuk bisa bergabung dengan BPJS Ketenagakerjaan,” ungkap Usman.

“Jadi kita jadwalkan hari ini dengan mengundang seluruh Lurah yang ada untuk hadir,” lanjut Usman.

Usman menjelaskan, pihaknya pun pada kegiatan kali ini mengundang seluruh Lurah dan beberapa staff kelurahan baik itu ASN dan Tenaga Kontrak Daerah (TKD) yang ada di wilayah Kecamatan Bontang Selatan. Namun, ternyata untuk para TKD telah didaftarkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang di BPJS Ketenagakerjaan.

“Jadi untuk TKD sudah terdaftar dan dibayarkan langsung oleh Pemkot. Sedangkan untuk ASN sendiri untuk hitungannya itu per-dinas jadi dia masuknya dihitung mandiri. Untuk Ketua RT juga ditanggung oleh pemerintah,” ungkapnya.

Dinilai Usman, untuk setiap Ketua RT misalnya memiliki gaji sekitar satu juta rupiah maka jika dikali 0,54% jadi RT tersebut harus membayar sekira Rp. 5.400 perbulannya. Untuk TKD dianggap gajih sekira dua juta rupiah maka mereka wajib membayar sekira Rp. 10.800 dan ASN dengan gajih kisaran diatas tiga juta rupiah maka diwajibkan membayar sekira Rp. 16.200.

“Asuransi ini tentunya sangat bermanfaat dan berguna. Saya sendiri sudah membuktikan karena BPJS telah memberikan santunan sebesar Rp.42.000.000 kepada salah satu warga Berbas tengah yang meninggal dan warga tersebut baru sekira satu Minggu menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan,” menurutnya.

Usman pun mengimbau kepada rekan-rekan ASN untuk tidak ragu mendaftarkan diri, apalagi pemotongan untuk iuran asuransi tersebut tentunya akan berdampak besar kepada diri kita dan keluarga tentunya. (Adv)

Wartawan : Lutfi