Surat Suara Dijaga Ketat Sejak Dicetak dan Dilipat, KPU Jamin Steril

oleh -197 views
Firman Hidayat, Ketua KPU Samarinda.

BERITAKALTIM.CO- KPU Samarinda memastikan surat suara yang akan digunakan pada saat Pilkada 9 Desember 2020 nanti dalam keadaan steril.

Sebab sejak melalui proses percetakan di PT Temprina Media Grafika yang ada di Gresik, Jawa Timur, pabrik menerapkan protokol kesehatan yang ketat kepada pegawai dan surat suara itu sendiri.

Selama proses itu berjalan, karyawan pabrik saja yang boleh memegangnya. Ini mengartikan, pengawasan cetak surat suara sudah begitu intens sejak awal.

Ketika surat suara sampai di Samarinda pada Jumat (20/11/2020), protokol kesehatan juga dilakukan secara ketat. Ada 80 orang yang ditugaskan untuk melipat surat suara. Mereka dibagi ke dalam 15 kelompok dan 1 kelompok berisi 5 orang.

Hal itu dilakukan dengan tujuan meminimalisasi menumpuknya pelipat surat suara di gudang. Tiap 1 surat suara, akan diberikan upah sekitar Rp300 rupiah.

“Sortir lipat sudah dilaksanakan sejak Sabtu lalu. Kita mendatangkan 80 orang untuk melipat surat suara. Semakin banyak orang, makin cepat kerjanya. Kita mengejar waktu,” beber Firman Hidayat, ketua KPU Samarinda.

Ditegaskan Firman bahwa pelipatan juga dilakukan di gudang. Tidak boleh dilakukan di luar area tersebut. Semua yang melipat pun tetap menerapkan protokol kesehatan.

Alhasil, KPU Samarinda percaya dan memastikan pada warga Samarinda bahwa surat suara yang akan digunakan saat pencoblosan nanti tetap steril dan bersih. #

Wartawan: */Hard