Sutomo Jabir Minta Pemerintah Ringankan Biaya Rapidtes Mandiri

oleh -289 views
Anggota DPRD Kaltim, Sutomo Jabir saat ditemui dirumahnya di Kota Samarinda, Rabu (24/6/2020).

SAMARINDA, beritakaltim.co- Penetapan tarif pada masyarakat yang melakukan rapidtes pada rumah sakit atau Puskesmas dinilai banyak kalangan membebani masyarakat.  Terkhusus masyarakat yang ingin melakukan perjalanan antar wilayah diwajibkan rapidtes mandiri dengan harga Rp350.000 hingga Rp500.000.

Menanggapi hal tersebut anggota DPRD Kaltim, Sutomo jabir mengatakan agar negara dan pemerintah wajib hadir untuk meringankan beban masyarakat.

“Dengan adanya kebijakan New Normal terdapat keinginan masyarakat untuk keluar dari belenggu ekonomi yang selama ini terhalang oleh Covid 19. Banyak di tempat untuk mengurus rapidtes terdapat antrian cukup banyak, artinya tingkat antusias warga sangat tinggi untuk mengurus rapidtes namun kita sayangkan dibebankan dengan biaya yang cukup besar berkisar di Rp.350.000 hingga Rp500.000 dan belum lagi tempat untuk mengurus rapidtes itu terbatas,” urainya saat ditemui di rumahnya di Samarinda, Rabu (24/6/2020).

Selain dinilai membebani masyarakat, Pemerintah harus bisa menangkal tudingan “ladang bisnis baru” akibat dari pengenakan biaya tersebut.

“Pemerintah mesti memfasilitasi hal ini, harus ada kebijakan terkait ini. Kita kan punya anggaran banyak untuk penanganan Covid 19 ini, kalau bisa semua puskesmas harus ada alat untuk rapid test, yang kedua pemerintah harus menggratiskan biaya rapid test karena memudahkan masyarakat dan menghilangkan penilaian bahwa ini jadi lahan bisnis oleh pemerintah maupun rumah sakit,” ungkapnya.

Hal tersebut dinilai bisa membantu masyarakat untuk menjalankan roda perekonomian sehingga pemerintah tidak perlu menambah anggaran untuk penanganan Covid 19.

“Penyebaran virus ini kan alhamdulillah sudah mulai relatif bisa tertangani, apabila masyarakat sudah bisa bekerja otomatis ekonomi juga akan kembali pulih walaupun untuk saat ini masyarakat harus tetap menjalankan protokol kesehatan,”tutupnya. #

Wartawan: Heriman