Terpidana Lahan Juwata Tarakan Bayar Ganti Rugi dan Denda Rp1,58 Miliar

oleh -160 views
Kasi Pidsus Kejari Tarakan saat menerima pembayaran ganti rugi dan denda dari kuasa hukum terpidana kasus Tipikor.

BERITAKALTIM.CO- Kejaksaan Negeri  (Kejari) Tarakan telah menerima bukti pembayaran dan denda terkait kasus pematangan dan pembersihan lahan runway Bandara Internasional Juwata.

Hal tersebut berdasarkan rilis yang diberikan oleh Kasipenkumham Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim.

“Mohon izin melaporkan bahwa pada hari ini Senin tanggal 16 November 2020 pukul 14.00 WITA, Kejari Tarakan pada Kejati Kaltim telah berhasil mengeksekusi pembayaran uang pengganti dan denda dalam perkara Tipikor pekerjaan pematangan dan pembersihan lahan pembuatan paralel Runway Bandara Internasional Juwata Tarakan tahun 2009,” ungkap Abdul Faried dalam rilisnya.

Eksekusi pembayaran uang pengganti dan denda itu terjadai berdasarkan putusan Mahkamah Agung Nomor 365 K/Pid.Sus/2019 tanggal 2 April 2019. Dalam putusan itu Lim Budi Santoso selaku terpidana atas dakwaan perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), diwajibkan membayar ganti rugi dan denda sebesar Rp1.588.983.000.

Rinciannya, uang pengganti sebesar Rp1.388.983.000,- dan denda sebesar Rp200.000.000. Uang tersebut sudah disetorkan ke Kas Negara.

Penyerahan biaya ganti rugi dan denda tersebut diserahkan langsung oleh kuasa hukum terpidana dan diterima langsung oleh Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Tarakan.

“Penyerahan uang pengganti dan denda tersebut diserahkan oleh terpidana melalui kuasa hukumnya yaitu Sabam Bakara dan diterima oleh Tohom Hasiholan, SH,MH (Kasi Pidsus) selaku Jaksa Eksekutor,” tambah rilis yang disampaikan oleh Abdul Faried. #

Wartawan: Heriman