Update Covid-19 Kaltim: Dua Hari Tim Gugus Tugas tak Temukan PDP Baru

oleh -1.571 views
Andi Muhammad Ishak, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim.

SAMARINDA, beritakaltim.co- Sudah dua hari ini Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kalimantan Timur tidak mengumumkan adanya temuan kasus baru pasien dalam pengawasan (PDP). Sehingga total yang masih dirawat di ruang isolasi menunggu hasil swab laboratorium adalah 189 orang.

Rinciannya, seperti diumumkan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Andi M Ishak, update hari Minggu 17 Mei 2020; jumlah total PDP sebanyak 745 orang, dengan 301 pasien dinyatakan negatif dan sebanyak 254 terkonfirmasi positif.

Tidak adanya pertambahan PDP selama dua terakhir melegakan, karena itu memberi indikasi hasil tracing tim gugus tugas kepada warga dengan status Orang Dalam Pantauan (ODP) maupun OTG (orang tanpa gejala), dalam kondisi nihil.

Namun Andi M Ishak mengingkatkan masyarakat, kewaspadaan tetap harus ditingkatkan, karena sudah adanya temuan mengenai penularan virus melalui transmisi lokal. ATau dari pasien yang mendapat penularan dari daerah lain, lalu menularkan kepada orang-orang di sekitarnya.

Bukti masih meningkatnya jumlah pasien terkonfirmasi positif, seperti pada update hari ini. Terjadi penambahan satu kasus positif baru, yakni pasien dengan kode KKR42, seorang Laki-laki berusia 16 tahun di Kutai Kartanegara. Pasien ini merupakan pelaku perjalanan dari Magetan yang telah dirawat di Wisma Atlet Tenggarong Kutai Kartanegara sejak 9 Mei 2020. Sebelum dinyatakan positif, pasien diperiksa dengan rapid test dengan hasil reaktif.

“Tapi alhamdulilah, jumlah pasien yang sembuh juga bertambah. Hari ini diumumkan bertambah tiga lagi dinyatakan sembuh,” kata Andi M Ishak dalam video confrence dengan para jurnalis, Minggu (17/5/2020).

Tiga kasus pasien sembuh Covid-19, yaitu satu orang warga Balikpapan dengan kode BPN38. Yaitu seorang Laki-laki berusia 19 tahun, diketahui punya riwayat penularan dari kluster Magetan yang telah dirawat di Villa Silva sejak 28 April 2020.

Pasien sembuh kedua, seorang wanita warga Berau berusia 20 tahun dengan kode BRU5. Anak muda ini merupakan pelaku perjalanan dari Yogyakarta yang telah dirawat di RSUD Abdul Rivai sejak 18 Maret 2020.

Satu kasus lagi yang bersyukur telah sembuh, warga Bontang dengan kode BTG8. Seorang Laki-laki berusia 21 tahun, merupakan pelaku perjalanan dari Jakarta yang telah dirawat di RSUD Taman Husada sejak 10 April 2020.

“Seluruh kasus tersebut dinyatakan sembuh karena dari hasil laboratorium BBLK Surabaya dinyatakan 2 kali dengan hasil negatif, serta hasil pemeriksaan klinis dari dokter penanggung jawab pelayanan yang merawat kasus konfirmasi Covid19 tersebut menyatakan bahwa secara klinis memiliki kondisi sudah sangat baik, tidak ada gejala lagi,” ucap Andi M Ishak. #

Berikut Update penanganan Covid-19 di Kaltim, edisi hari Minggu 17 Mei 2020

A. Tidak ada Penambahan PDP dengan hasil negatif per 17 Mei 2020
B. Tidak ada Penambahan PDP per 17 Mei 2020

C. Penambahan kasus Positif (Konfirmasi) COVID-19 per 17 Mei 2020 sebanyak 1 kasus, sebagai berikut:

a) Kutai Kartanegara 1 Kasus
1) KKR 42 (Laki-laki 16 tahun) merupakan pelaku perjalanan dari Magetan yang telah dirawat di Wisma Atlet Kutai Kartanegara sejak 9 Mei 2020 dengan rapid test reaktif.

D. Kasus Sembuh Covid-19 per 17 Mei 2020 sebanyak 3 kasus, sebagai berikut:

a) Balikpapan 1 kasus
1) BPN 38 (Laki-laki 19 tahun) kasus berasal dari kluster Magetan yang telah dirawat di Villa Silva sejak 28 April 2020.

b) Berau 1 Kasus
1) BRU 5 (Wanita 20 tahun) merupakan pelaku perjalanan dari Jogjakarta yang telah dirawat di RSUD Abdul Rivai sejak 18 Maret 2020.

c) Bontang 1 Kasus
1) BTG 8 (Laki-laki 21 tahun) merupakan pelaku perjalanan dari Jakarta yang telah di rawat di RSUD Taman Husada sejak 10 April 2020

Seluruh kasus tersebut dinyatakan SEMBUH karena dari hasil laboratorium BBLK Surabaya dinyatakan 2 kali dengan hasil negative serta hasil pemeriksaan klinis dari dokter penanggung jawab pelayanan yang merawat kasus konfirmasi Covid19 tersebut menyatakan bahwa secara klinis memiliki kondisi sudah sangat baik, tidak ada gejala. #

Wartawan : le/ pers rilis Dinas Kesehatan Kaltim.