Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi Pamit Sambil Menangis Saat Paripurna Istimewa

oleh -590 views
Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi

BERITAKALTIM.CO- Momentum Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Balikpapan dalam rangka perayaan HUT Kota Balikpapan ke-124, dimanfaatkan Wali Kota Rizal Effendi untuk berpamitan. Wali kota yang asalnya seorang wartawan itu meneteskan air mata yang membuat suasana hening.

Rizal akan mengakhiri masa jabatannya bulan Mei 2021. Dia sudah dua kali periode menjadi Wali Kota Balikpapan dan sebelumnya 1 periode menjadi wakil wali kota.

Suasana rapat paripurna itu sendiri berlangsung dalam protokol kesehatan. Karena penyebaran virus di kota itu termasuk tinggi, rapat dalam rangka perayaan HUT hanya dihadiri terbatas.

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi awalnya menyampaikan masalah Covid-19 memberikan dampak cukup besar terhadap berbagai sektor di kota yang menjadi pintu masuk Provinsi Kaltim ini. Tidak saja pada dampak ekonomi tetapi juga pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang diemban dalam akhir masa kepemimpinannya di periode kedua ini.

“Luar biasa kita sudah menjalani tugas dalam suka dan duka saat kondisi pandemi Covid-19 ini. Terkadang kita diuji, dimaki, terkadang saya menuduh terkadang saudara kesal dengan saya tapi itulah tugas di pemerintahan,” ujarnya saat sambutan pidato HUT Kota Balikpapan, Senin (08/02/2021).

Rizal mengajak semua kalangan untuk berkontribusi meningkatkan semangat kerjasama, bersama dalam membangun kota Balikpapan sesuai dengan tema “Melawan Covid-19 memulihkan ekonomi menuju Balikpapan yang berkelanjutan.”

Rizal memaparkan, selain keberhasilan yang telah dicapai ada beberapa permasalahan kota yang harus segera diselesaikan diantaranya penanggulangan banjir yang masih belum tuntas, rencana pembangunan coastal area, pembangunan jalan tol Penajam – Balikpapan, pemanfaatan lahan eks puskib dan penangulangan peredaran narkoba.

Selanjutnya, suasana paripurna mendadak hening dan sendu ketika Rizal Effendi terlihat meneteskan air mata saat  melanjutkan pidatonya di depan rapat. Dia terlihat berusaha menahan air mata agar tak jatuh berlinang dalam sambutannya yang panjang.

Seperti yang kita ketahui, ini adalah paripurna istimewa HUT ke-124 Kota Balikpapan terakhir bagi Rizal Effendi.

“Perkenankan saya memakai baju kebesaran kepala daerah seperti sekarang ini untuk terakhir kalinya sebagai bentuk pernyataan pamit diri,” kata Rizal Effendi sambil menahan isak tangis, Senin (8/2/2021).

Rizal Effendi tak bisa menutupi rasa sedihnya, namun dia berusaha melanjutkan membacakan pidatonya.

“Sebentar lagi selesai kalau tidak ada halangan bulan Mei saya akan lengser. Sedih harus meninggalkan tugas-tugas ini,” kata Rizal Effendi.

Namun demikian, ia merasa bersyukur dan minta agar tetap diberi nikmat sehat. Ia pun berharap besar kepada Wali Kota Balikpapan baru nanti.

Sebagai kepala daerah, Rizal sadar mengemban amanat dan tugas itu penuh dengan suka dan duka. Bahkan tak lepas dari pujian, hingga caci maki.

“Itulah romantisme pelayanan dalam melaksanakan amanah dan tugas pemerintah dan pembangunan,” tuturnya.

Mengingat masa kepemimpinan yang akan dilanjutkan oleh Walikota Balikpapan terpilih, Rahmad Masud, masih dalam pandemi Covid-19. Sehingga, pelaksanaan visi-misi dan gagasan dimungkinkan belum bisa efektif dan terwujud dikarenakam kebijakan penanganan Covid-19.

Tentu sangat berat tidak bisa setara dengan kondisi yang sama dengan saya, menghadapi covid, tenaga dan pikiran akan tertuju kesana,” tuturnya.

“Tak lupa saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terus mendukung arah kebijakan pembangunan pemerintah hingga saat ini. Saya harap agar program-program yang ada bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tuturnya. #

Wartawan: Thina