Warga Tertular Virus di Kaltim “Melatup”, Dua Hari 1.005 Kasus

oleh -690 views
Foto ilustrasi

BERITAKALTIM.CO- Akhirnya yang dikuatirkan terjadi. Mewanti-wanti bakal adanya pelonjakan kasus aktif pasca libur panjang hari Natal dan Tahun Baru, ternyata benar-benar terjadi. Bahkan pelonjakannya kian dahsyat, yakni selama dua hari 14-15 Januari 2021 terjadi 1.005 kasus positif baru.

Sejak kemarin Kamis 14 Januari Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim sudah mengumumkan terjadinya pelonjakan jumlah pasien positif di seluruh Kaltim. Penambahannya juga cukup spektakuler, yakni 407 kasus. Sementara pada Jumat 15 Januari 2021 melonjak lagi 598 kasus positif baru.

Adanya pelonjakan kasus aktif virus korona, jauh meninggalkan jumlah pasien yang dinyatakan sembuh. Dalam dua hari itu, jika penambahan kasus aktif terdapat 1.005 kasus, sementara untuk pasien yang sembuh pada dua hari yang sama 263 pasien pada 14 Januari dan 295 pasien sembuh pada 15 Januari.

Sumber pelonjakan kasus aktif terjadi diseluruh kabupaten dan kota Kalimantan Timur. Namun dua kota paling dahsyat pertambahan warganya tertular virus adalah Balikpapan dan Kutai Kartanegara. Secara ranking pertambahan pasien aktif 15 Januari adalah Balikpapan 167 kasus, Kutai Kartanegara (99 kasus), Kutai Barat (77 kasus) dan Kutai Timur (63 kasus).

Pelonjakan kasus aktif membuat pemerintah mulai ketar-ketir lantaran terbatasnya ruang isolasi di rumah sakit. Di Balikpapan, sejak sepekan terakhir dikabarkan hampir semua kamar rumah sakit terisi. Menurut data per hari ini, pasien aktif yang isolasi mandiri sebanyak 868 orang dan dirawat di rumah sakit sebanyak 438 orang.

“Kondisi Rumah Sakit kita sangat rentan dan penuh. Kapasitasnya hanya tinggal beberapa saja lagi. Kami mohon masyarakat melaksanakan PPKM dengan tertib demi kesehatan kita semua,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, Andi Sri Juliarty.

Data Satgas Covid-19 Kaltim menyebutkan, per hari ini kumulatif yang terpapar virus sudah ada 32.588 orang. Kemudian yang dinyatakan sembuh 26.486 orang dan kasus aktif masih dirawat menunggu kesembuhan 5.250 orang. #

Wartawan: charle