Yenni Eviliana Sosialisi Perda Hak Disabilitas di Longkali Paser

oleh -242 views
Foto bersama Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Yenni Eviliana dengan peserta kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah nomor 1 tahun 2018 tentang Perlindungan dan Pemenuhan hak Disabilitas di Longkali, Kabupaten Paser.

BERITAKALTIM.CO- Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Yenni Eviliana melaksanakan kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah nomor 1 tahun 2018 tentang Perlindungan dan Pemenuhan hak Disabilitas.

Yenni Eviliana dalam pemaparanya menguraikan secara umum tujuan dari Perda nomor 1 tahun 2018 tersebut yakni dalam rangkan memenuhi dan melindungi hak Disabilitas yang hingga saat ini masih dinilai masih tidak sama padahal baik orang norma maupun penyandang Disabilitas sama.

Dengan adanya Perda tersebut Yenni mendorong semua kalangan agar lebih memperhatikan, peduli serta menyayangi keluarga penyandang Disabilitas.

“Disabilitas yang memiliki keunikan dan kekurangan ini harus lebih diperhatikan dan harus disayang. Khususnya kita sebagai masyarakat harus lebih peduli karena siapa lagi kalau bukan kita yang membantu dan menolong mereka,” urai Yenni saat dikonfirmasi via whatsAap. Minggu (11/4/2021).

Lebih lanjut, politisi PKB tersebut mengatakan penyandang Disabilitas memiliki hak yang sama namun karena mereka memiliki keunikan mulai dari fisik, intelektual, mental maupun sensorik sehingga memiliki batasan tersendiri yang memang harus disesuaikan dengan kekurangan yang dimiliki oleh penyandang disibalitas.

“Berdasarkan respon warga dilapangan bahwa perda tersebut belum diterapkan secara maksimal. Karena banyak kejadian disejumlah desa bahwa kehidupan mereka tidak terjamin ya dibedakan kan terutama penyandang disabilitas mental,” bebernya.

Oleh karena itu penting bagi semua kalangan baik pemerintah maupun masyarakat umum agar serius dalam menjalankan Perda nomor 1 tahun 2018 sehingga penyandang Disabilitas merasakan kesetaraan dan kehangatan sebagai warga negara Indonesia tanpa adanya kekuatiran.

“Bahwa manusia normal dan penyandang disabilitas memiliki hak dan kewajiban yang sama namun harus dilakukan dengan cara yang berbeda,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Gunung Putar Kecamatan Longkali Kabupaten Paser dan dihadiri sekitar 120 orang yang terdiri dari masyarakat umum hingga kepala Desa serta menghadirkan Achmad Syaukani dan Ainun Agustinawati ssbagai narasumber. #

Wartawan: Heriman