BeritaKaltim.Co

Wujudkan Smart City di Samarinda

LANGSUNG ONLINE. Wali kota Samarinda Syaharie Jaang ketika mencoba untuk mengakses dunia maya lewat sambungan wifi gratis yang telah dipasang ditaman cerdas saat launching bersama Telkom kemarin
LANGSUNG ONLINE. Wali kota Samarinda Syaharie Jaang ketika mencoba untuk mengakses dunia maya lewat sambungan wifi gratis yang telah dipasang ditaman cerdas saat launching bersama Telkom kemarin

SAMARINDA, BERITAKALTIM.COM – Konsep Samarinda Smart City yang dikembangkan Pemkot perlahan mulai menunjukkan hasil. Kali ini terlihat dalam launching free hotspot di taman Cerdas jalan S Parman kemarin. Terhitung sejak mulai Senin (12/10/2015) ada enam taman yang tersebar di Samarinda telah dilengkapi koneksi jaringan nirkabel (wireless) gratis yang bisa dinikmati warga kota Tepian.

Keenam taman tadi selain Taman Cerdas diantaranya taman Teluk Lerong Garden, Mahakam Lampion Garden, Taman Samarinda Seberang, Taman Rawa Makmur di kecamatan Palaran serta Taman eks SMP dan SMAN 1 di Jl Bhayangkara.
Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang ketika melaunching secara langsung penggunaan koneksi hotspot pagi itu menggaku bangga, karena idenya untuk mengajak warga kota agar bisa melek terhadap dunia maya perlahan demi perlahan mulai terwujud.
Salah satunya aku dia dengan melaunching free hotspot di enam taman yang merupakan kerjasama antara Pemerintah dan PT Telkom. “Jujur sebenarnya ide memberikan fasilitas hotspot di taman kota ini muncul secara original mengingat saat sekarang saya pribadi sendiri lagi asik-asiknya sering bermain di dunia maya lewat media sosial,” sebut Jaang bercerita.
Karena ide itu tadi sambung dia, dirinya memanggil Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Kominfo agar bisa menjajaki kerjasama dengan Telkom untuk mewujudkan fasilitas gratis ini untuk warga yang mungkin lagi bersantai atau bermain di taman kota bisa sambil buka internet.
”Awalnya sempat kwatir karena ada yang bilang biayanya untuk mewujudkan mimpi ini sangat mahal, tapi saya bilang Telkom sudah banyak untung masa nggak mau CSR untuk membantu fasilitas ini,” gurau Jaang yang pagi itu juga dirangkai dengan meresmikan studio mini milik Dinas Pariwisata.
Karena jelas Jaang keinginan untuk mewujudkan Samarinda sebagai Smart City merupakan sebuah semangat yang bukan tanpa alasan dan juga bukan hal baru. Tetapi dirinya menginginkan sebagai ibu kota Provinsi setidaknya Samarinda harus bisa lebih maju dari segi IT dari daerah lain.
“Walaupun mungkin kita sedikit terlambat untuk menerapkan fasilitas ini di taman kota, tetapi saya memiliki komitmen kalau ide tadi harus terwujud dan harus berjalan,” ungkapnya optimis.
Untuk itu, jangan juga sambungnya kebaikan Pemerintah tadi malah bisa menjadi masalah bagi warga. Maksudnya disini jelas Jaang pemanfaatan hotspot tadi harus dibatasi waktu tidak boleh lewat sampai jam 12 malam.
”Nanti gara-gara hotspot gratis anak-anak malah tidak mau pulang ke rumah karena asik bermain di dunia maya, saya minta jangan sampai terjadi,” pinta Jaang.
Dalam kesempatan itu, hadir Kepala Bapedda Samarinda Sugeng Chairuddin, Kepala Dinas Pasar Sulaiman Sade, Kadis Koperasi M Yamin serta Kabag Humas dan Protokol Masrulah.
Kadis Pariwisata, Ekonomi kreatif dan Kominfo M Faisal sendiri dalam arahanya mengatakan kalau hotspot di enam taman tadi merupakan cita-cita Pemerintah dalam mewujudkan cyber City di Samarinda. Walaupun belum semua, tetapi kedepan beberapa taman telah diproyeksikan untuk dipasang fasilitas yang sama. #HMS5

Comments are closed.