Bontang, BERITAKALTIM.COM – Baru beranjak bulan ke-empat ditahun 2016, Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Bontang telah menangani 44 kasus Narkoba.
Kali ini, Polres Bontang kembali berhasil mengamankan 3 Bandar besar yang memasok obat-obat terlarang jenis Sabu masuk ke dalam Kota Bontang, ketiganya berhasil diringkus Satreskoba Polres Bontang, di lokasi Pekuburan Toraja Jalan Flores, Kelurahan Telihan, Kecamatan Bontang Barat, pada pukul 9.30 wita pagi, Minggu (24/4/2016).
Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Resnarkoba) AKP. Joner Simanjuntak didampingi Kasubag Humas Polres Bontang IPTU Kalvein menjelaskan, pihaknya berhasil menangkap tiga Bandar yang sudah diintai oleh pihak kepolisian sejak 3 tahun lalu. ke-tiganya berasal dari daerah Muara Badak yang berinisial GY (23), DH (21) dan seorang wanita berinisial EP (25). Dan polisi pun berhasil mengamankan barang bukti Sabu seberat 50 Gram.
“Awalnya tersangka DH dan GY adalah Bandar besar di Muara Badak, kali ini mereka mau berulah di Kota Bontang tapi kami amankan terlebih dahulu,” terangnya.
Kata Jonner, penangkapan bermula saat tim Satreskoba dibantu oleh Satreskrim Polres Bontang, Propam, Polsek Bontang Selatan dan Polsek Bontang Utara, menggelar razia dijalan Flores. yang sebelumnya mereka telah melakukan pengintaian terhadap ke-3 tersangka selama dua hari di Muara Badak.
“Sebelumnya tim kami berangkat ke Muara Badak, untuk melakukan pengintaian terhadap ke-3 tersangka, sejak sabtu sore hingga minggu pagi, di Jalan Soekarno Hatta, Muara Badak,” ungkapnya.
Lanjut Dia, dari pengembangan kasus tersebut, pukul 01.00wita, Senin dini hari (25/4/2016) polisi menggiring ketiganya menuju ke Kediaman EP di Jalan Manado, RT 16 Batu-Batu,Desa Tanjung Limau Muara Badak, Kukar. Di tempat ini polisi kembali berhasil mengamankan Sabu seberat 21,5 gram milik EP.
“Saat ini ketiga tersangka dan barang bukti sabu seberat 71,5 gram, 1unit mobil xenia KT1452 LJ yang digunakan tersangka dan 1 buah telepon genggam merk samsung lipat warna ungu, sudah kami amankan, saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut,” tutupnya.#nd.
Comments are closed.