SAMARINDA.BERITAKALTIM.COM – Komisi II DPRD Kaltim berharap ada pembenahan pada penampilan luar Blue Sky Hotel Pandurata agar terlihat lebih menarik, sehingga dapat meningkatkan jumlah pengunjung.
Harapan itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kaltim Edy Kurniawan, saat bertemu dengan manajemen Blue Sky Hotel Pandurata dan Perusda Melati Bhakti Satya (MBS), Jumat (17/6). Pertemuan berlangsung di Blue Sky Hotel Pandurata, Jakarta.
“Selama ini kita banyak menerima komentar, keluhan dan informasi yang terkait desain, penampilan luar dan dalam Hotel Pandurata tersebut. Kita juga kan kadang-kadang kelewatan jika ingin ke Pandurata. Untuk itu bagian depan Hotel Pandurata tersebut perlu dipermak sedemikian rupa agar terlihat menarik,” ucapnya.
Hadir dalam pertemuan itu Ketua Komisi II Edy Kurniawan, didampingi Wakil Ketua Komisi II Ali Hamdi, dan Sekretaris Muspandi. Adapun Anggota Komisi II yang hadir terdiri dari Ahmad, Marsidik, Martinus, Suterisno Thoha, Rusman Ya’qub, Ismail, Sandra Puspa Dewi, dan Artya Fathra Martin. Hadir pula Dirut Perusda MBS Sabri dan Kepala Biro Ekonomi Abu Helmi. Rombongan diterima General Manager Blue Sky Hotel Pandurata Dwi Lies Anggraini.
Selain membahas aset dan tampilan di Hotel Pandurata, dalam pertemuan itu dibahas pula terkait perpanjangan kontrak kerjasama antara Blue Sky dan Perusda MBS dalam pengelolaan Hotel Pandurata yang akan berakhir pada 2018 mendatang.
Disampaikan Sabri bahwa Perusda MBS telah mengajukan perjanjian kontrak antara Blue Sky dan Perusda MBS kepada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk melihat dan menganalisa layak apa tidak kerjasama itu diteruskan.
“Selain BPKP, Komisi II sebagai mitra Perusda juga selayaknya ikut menganalisa perjanjian tersebut untuk memberikan rekomendasi. Sebab dari pertemuan ini kami juga telah mendapatkan data untuk kemudian disandingkan dengan data perusda,” katanya.
Namun disisi lain menurut Politikus PDI Perjuangan ini, jika Blue Sky memandang masih layak dan potensial serta masih mau bekerjasama kembali dengan perusda maka baiknya Blue Sky mengajukan kembali perpanjangan kontrak kerjasama ini.
“Jika kerjasamanya tidak dilanjutkan maka pihak perusda harus mempersiapkan diri mengelola Hotel Pandurata. Sebab jika halus dilelang lagi agak susah dan memakan waktu lama,” sebutnya. #adv/lin/gg
Comments are closed.