NUNUKAN, BERITAKALTAIM.com – Untuk mengawasi jalannya pembangunan di wilayah perbatasan, DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) RI tahun ini membentuk tim pengawas pembangunan perbatasan.
Tim pengawas pembangunan perbatasan sendiri terdiri dari 25 anggota DPR RI dari lintas fraksi dan lintas komisi. Tim ini nantinya akan mengawasi jalannya pembangunan di wilayah perbatasan selama setahun kedepan.
”Komitmen pemerintah cukup tinggi, banyak program dan anggaran untuk daerah tetapi masyarakat merasa pembangunan belum terasa menjadi pengungkit ekonomi,” ujar Hetifah Sjaifudian, anggota DPR Dapil Kaltyim-Kaltara, Rabu (03/08/2016).
Hetifah menambahkan, kunjungan ke wilayah perbatasan kecamatan Lumbis Ogong merupakan langkah awal Tim Pengawasan Pembangunan Perbatasan untuk mengumpulkan data terkait masih minimnya kegiatan pembangunan yang dirasakan oleh warga perbatasan. Padahal Kecamatan Lumbis Ogong merupakan lokasi prioritas pembangunan, namun hingga saat ini masih masuk daerah yang terbelakang.
”Karena ini menurut saya sifatnya urgen, bahan ini nanti jadi bahan amunisi untuk advokasi,” imbuhnya.
Mengarungi sungai bergiram hampir 4 jam di wilayah perbatasan Kecamatan Lumbis Ogong Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara, Anggota Komisi II DPR RI itu langsung melihat kehidupan masyarakat di wilayah perbatasan. Politisi Partai Golar ini kagum terhadap semangat warga perbatasan.
Sungai merupakan satu satunya jalur transportasi bagi warga Kecamatan Lumbis Ogong untuk beraktifitas baik ke sekolah, ke pasar maupun keperluan menuju ibu kota kabupaten.
“Luar basa tantangan waga perbatasan. Mereka harus mengarungi sungai bergiram setiap hari untuk melakukan perjalanan ke wilayah lain, bahkan anak anak ke sekolah harus melalui itu,” imbuh Hetifah.
Dia mengatakan, dari hasil kunjungan ke wilayah perbatasan pemerintah bisa mengambil kebijakan terhadap permasalahan di wilayah perbatasan.
“Kita cek situasinya dulu. Kita membuat kebijakan apapun harus berdasarkan bukti bukti. Semua kementerian harus sudah siap menerima rekomendasi kami atas temuan temuan kita,”pungkas Hetifah. #dhim
Comments are closed.