BeritaKaltim.Co

Bupati Berau Mengajak Warga Berlomba Dapatkan Lailatul Qadar

TANJUNG REDEB, beritakaltim.co- Setelah Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia mengumumkan awal Ramadhan jatuh pada Sabtu (27/5/2017), ribuan jamaah langsung melaksanakan salat Isya dan salat Tarawih berjamaah di Masjid Agung Baitul Hikmah, Kecamatan Tanjung Redeb, di malam pertama bulan suci Ramadan 1348 Hijriah, Jum’at (26/5/2017). Bahkan, akibat membludaknya jumlah jamaah, sejumlah warga harus melaksanakan salat di halaman masjid dengan beralaskan koran dan sajadah.
Seperti yang terlihat, Bupati Berau, Muharram bersama keluarga serta para pejabat teras di lingkup Pemkab Berau, salat berjamaah di masjid terbesar di Bumi Batiwakkal ini.
Dalam sambutan singkatnya, Bupati Berau, Muharram atas nama Pemerintah Kabupaten Berau menyampaikan, selamat menyambut bulan suci Ramadan dan menunaikan ibadah puasa yang merupakan wajib bagi umat muslim. Momentum Ramadan ini, lanjutnya, adalah momentum yang tepat untuk memperbaiki ibadah kepada Allah SWT.
Tidak hanya melaksanakan ibadah pada bulan suci ini saja, namun dapat terus berlanjut di luar Ramadan. Selain itu, tidak hanya melaksanakan salat Tarawih berjamaah, namun salat wajib lima waktu setiap hari juga dilaksanakan berjamaah.
“Alhamdulillah kita kembali dipertemukan dengan bulan suci Ramadan. Momentum ini untuk memperbaiki ibadah diri kita kepada Allah SWT,” ungkapnya, Jum’at (26/5/2017).
Bupati Muharram juga mengajak seluruh masyarakat Berau untuk bersama-sama mendapatkan malam lailatul qadar. Salah satu caranya adalah dengan melaksanakan dan mengajak keluarga melaksanakan iktikaf pada tanggal 27 ramadhan. Untuk itu, ia meminta kepada masyarakat Berau untuk senantiasa memakmurkan setiap masjid yang ada disekitarnya.
Dijelaskanya, malam lailatul qadar merupakan malam yang mulia dimana pada malam ini, allah menurunkan pengampunan, rahmat dan hidayahnya bagi umat islam. bagi yang melakukan ibadah di malam lailatul qadar, sama pahalanya dengan pahala beribadah 1000 bulan.
“Mari kita jalankan salat wajib dengan berjamaah. Semoga kita semua dapat meningkat amal sholeh dengan sebaik-baiknya dan mendapatkan malam lailatul qadar,” ucapnya.
Mantan anggota DPRD Kaltim ini mengharapkan, masyarakat Berau dapat selalu melaksanakan ibadah wajib. Terlebih, ia juga berharap salat Subuh di masjid-masjid nantinya sama ramainya dengan salat Tarawih atau sama ramainya dengan salat Jumat. Jika salat subuh berjamaah sudah ramai, maka salat salat wajib lainnya diyakini pasti juga akan ramai.
Tak lupa, ia juga menyarankan kepada seluruh pengurus masjid, khususnya pengurus Masjid Agung Baitul Hikmah agar memberikan jeda yang cukup antara waktu adzan dengan qomat. Setidaknya, pengurus masjid memberi jeda waktu hingga 10 menit lamanya supaya jamaah dapat menuju ke masjid untuk salat berjamaah.
“Adzan itu dimana-mana masjid, pasti ada jeda. Jangan begitu selesai adzan, langsung qomat. Jadi saya mengajak kepada pengurus masjid Baitul Hikmah, tolong diatur itu dengan sebaik-baiknya supaya jamaah kita tidak tergesa-gesa,” pungkasnya. MAR


Comments are closed.