BeritaKaltim.Co

Dasawisma TP PKK di Kampung Harus Segera Dibentuk

TANJUNG REDEB, beritakaltim.co-Dalam pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan kepala kampung terpilih, juga dirangkai dengan pelantikan dan serah terima jabatan Ketua TP PKK kampung periode 2017-2023 pada 12 kecamatan. Pengurus yang baru dilantik diminta agar melanjutkan program yang telah berjalan. Dalam menjalankan program ini, pengurus TP PKK harus kreatif sehingga peningkatan kesejahteraan keluarga sebagai target akhir program ini bisa terwujud.

Ketua TP PKK Kabupaten Berau, Sri Juniarsih Muharram menegaskan, ada beberapa indikator yang harus dicapai sebagai bukti kesuksesan pelaksanaan program TP PKK. Di antaranya berkurangnya angka kematian ibu melahirkan, kematian bayi dan berkurangnya giji buruk. Ia mengatakan, indikator ini menjadi penilaian bahwa program TP PKK berjalan dengan maksimal. Sehingga, pengurus TP PKK kampung harus mampu dalam memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.

“Jadi terlihat bahwa anggota TP PKK ini betul-betul bekerja sesuai dengan 10 pokok program TP PKK. Pelayanan Posayandu pun berjalan dengan baik. Tapi kalau indikator ini tidak terpenuhi maka kinerja pengurus harus dipertanyakan, apa saja yang sudah dilakukan sehingga target ini tidak tercapai,” tegasnya.

Dalam memaksimalkan program ini, Sri Juniarsih juga meminta kepada pengurus yang baru agar secepatnya membentuk Dasawisma TP PKK di kampung. Mengingat peran serta Dasawisma ini sangat vital dalam membantu menjalankan 10 program pokok TP PKK. Sebagai ujung tombak TP PKK, Dasawisma berperan besar yang akan langsung bersentuhan dengan masyarakat. Selain itu, kelompok kerja (Pokja) yang ada agar dimaksimalkan.

“Kita juga harap agar kepala kampung bisa memberikan porsi anggaran kepada pengurus TP PKK ini. Sehingga program yang akan dijalankan dapat berjalan. Karena TP PKK ini juga membantu pemerintah kampung dalam mewujudkan program kampung,” jelasnya.

Ditengah kemajuan era digital saat ini, peran serta TP PKK sangat diperlukan. Dimana kemajuan ini memberikan dampak positif dan negatif. Sehingga diperlukan adanya penyaring dari seluruh anggota TP PKK terutama dalam lingkungan keluarga.

“Bisa juga diberlakukan jam malam. Untuk menghindari kenakalan remaja serta penyalahgunaan narkoba. Karena saat ini peredaran narkoba yang sangat memprihatinkan dan masuk ke kampung-kampung,” pungkasnya. (ADV/MAR)

Comments are closed.