BeritaKaltim.Co

Rusmadi: Tak Ada Lagi Rumah Sakit Menolak Pasien

SAMARINDA, beritakaltim.co- Diberikan kesempatan oleh KPU Kaltim untuk menyampaikan orasi politik pada acara Deklasari Damai Pilgub Kaltim di Lapangan Parkir Stadion Gor Sempaja, Minggu (18/2/2018), dimanfaatkan maksimal oleh pasangan nomor urut 4 Rusmadi Wongso – Safaruddin.

Pasangan yang diusung PDI Perjuangan dan Partai Hanura ini terlihat siap bersama dengan para simpatisannya yang membawa bunyi-bunyian gendang serta berbagai poster yang didominasi warna merah.

Sejak saat memulai menyampaikan orasi, sambutan meriah dengan teriakan kata-kata “menangkan” terus mengumandang dari simpatisan pasangan yang membawa tagline “Kaltim Bermartabat” ini.

“Kami hadir di Pilkada Kaltim 2018 bukan untuk merebut kekuasaan, tapi ingin mengabdi kepada rakyat,” sebut Rusmadi dengan semangatnya.

Rusmadi bertekad jika dipercaya dan terpilih menjadi Gubernur Kaltim akan melakukan perubahan dan mengutamakan kepentingan masyarakat. Karena itu dia berjanji tidak boleh lagi ada masyarakat Kaltim yang putus sekolah.

Tidak ada lagi rumah sakit yang menelantarkan dan menolak pasien. “Kalau itu ada kami berdua akan turun,” ucap Rusmadi dengan keras yang disambut teriakan ‘menangkan’ dari para pendukungnya.

Di bagian lain, Rusmadi menyampaikan keinginannya agar pondok pesantren dan rumah ibadah ditingkatkan kualitasnya. Ia kemudian menyinggung masih adanya perbedaan dirasakan masyarakat, sehingga pihaknya menginginkan perbedaan-perbedaan itu tidak ada lagi.

“Sebagai paslon Gubernur Kaltim, saya tidak ingin ada perbedaan antara satu dengan yang lainnya, karena kita disini memiliki landasan ideologi yang sama, yaitu Pancasila,” ujarnya.

Rusmadi yang mengenakan kemeja warna merah dan Safaruddin yang memakai baju koko putih, ingin sumber daya manusia Kaltim cerdas, sehat dan yang terpenting jangan lupa, “Masyarakat Kaltim harus taat beribadah,” ujar Rusmadi diakhir orasinya.

Mengenai adanya jaminan terhadap warga Kaltim yang sakit dan harus dirawat di rumah sakit, masuk dalam program Kaltim Sehat yang dicetuskan pasangan ini. Rencananya, APBD Kaltim diarahkan menanggung biaya kesehatan bagi warga yang belum punya jaminan kesehatan maupun asuransi kesehatan. #ib

Comments are closed.