BERITAKALTIM.CO – Striker Liverpool Alexander Isak mengungkapkan kondisinya semakin membaik setelah ia menepi lama karena cedera patah tulang fibula.
Cedera ini dialami Isak saat mencetak gol dalam kemenangan 2-1 melawan Tottenham Hotspur pada bulan Desember tahun lalu. Cedera ini membuat striker asal Swedia harus menepi hampir 16 minggu, dengan menjalani proses rehabilitasi yang panjang dan melelahkan.
“Tidak pernah mudah absen dalam waktu lama. Tapi saya merasa semakin membaik dan semoga kami juga bisa mendapatkan hasil yang baik,” kata Isak, dikutip dari laman resmi Liverpool, Minggu.
Laga pertama Isak setelah cedera panjang adalah menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) dalam laga leg pertama babak perempat final Liga Champions, dengan kemudian starter pertamanya datang pada leg kedua melawan Les Parisiens.
“Itu hampir terjadi di setiap proses rehab – ada yang lebih rumit dari yang lain,” ujar pemain nomor 9 tersebut. “Tapi ini cedera yang sulit dan butuh banyak kerja keras serta hari-hari panjang untuk bisa kembali,” tambah dia.
Saat Liverpool kembali memiliki Isak, mereka seakan dirundung nasib buruk karena striker mereka yang lain, Hugo Ekitike, dipastikan menepi lama karena mengalami cedera robekan tendon Achilles.
Cedera ini didapatkannya Ekitike pada babak pertama leg kedua melawan PSG. Cedera ini juga membuat penyerang Prancis itu gagal membela negaranya di Piala Dunia 2026.
“Tentu kami semua sangat terpukul dengan cedera itu,” kata Isak. “Itu sangat tidak beruntung untuk dia dan juga untuk tim. Kami semua mendukungnya,” tambah dia.
Saat ini, Isak bersiap menjalani Derbi Merseyside keduanya saat The Reds bertandang ke markas Everton FC, Hill Dickinson Stadium, malam ini pukul 20.00 WIB.
Isak sebelumnya masuk dari bangku cadangan dalam Derbi Merseyside pertama musim ini saat Liverpool menang 2-1 di Anfield pada bulan September.
ANTARA | WONG
Comments are closed.