BeritaKaltim.Co

Atasi Blank Spot Sinyal Diperkuat

TANJUNG REDEB BERITAKALTIM.CO – Beberapa wilayah di Kabupaten Berau masih mengalami blank spot area atau tidak terjangkau sinyal khususnya yang berada di daerah pedalaman dan pesisir. Pemerintah Daerah pun terus berupaya agar blank spot area ini bisa berkurang dan sinyal telekomunikasi bisa menjangkau seluruh daerah yang ada di Bumi Batiwakkal.

Bupati Berau, H Muharram SPd menegaskan, di era kemajuan digital saat ini, masyarakat harus melek teknologi. Dimana seluruh informasi yang diperlukan bisa diproleh dengan mudah melalui jaringan internet. Selain itu, kemudahan dalam koordinasi antar pemerintah kampung dengan kabupaten pun akan lebih cepat terjangkau.

Dari hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di kecamatan, Bupati Muharram mengatakan bahwa masih banyak kampung yang tidak terjangkau jaringan telekomunikasi. Usulan pun telah disampaikan pemerintah kampung untuk mengatasi persoalan ini. Dalam mengatasi persolan ini, ia mengatakan pemerintah akan memprogramkan penguat sinyal. “Mungkin ini solusi awal yang bisa kita lakukan,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Susila Harjaka menyampaikan, pemerintah daerah pun terus berupaya dalam mengurangi area blank spot. Sehingga, teknologi yang saat ini maju bisa dirasakan juga oleh masyarakat yang berada di pedalaman. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengajukan pembangunan Base Transceiver Station (BTS), dalam hal ini pemerintah daerah sudah menyampaikan usulan ke Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI) untuk dibangunkan BTS mini di 11 titik.

Dari data yang dihimpun Diskominfo di lapangan, sebanyak 37 titik yang saat ini masuk dalam area blank spot. Susila Harjaka menjelaskan, pemerintah daerah berupaya mengurangi satu per satu titik-titik ini hingga akhirnya seluruh daerah bisa terjangkau jaringan.

“Kalau yang ada sinyal tapi sering hilang ada 29 titik. Mungkin daerah ini dulu yang akan kita benahi. Tahap awal adalah penguat sinyal sambil kita menunggu dibangunkannya BTS dari pemerintah pusat. Karena pembangunan BTS ini tidak bisa semudah itu, banyak kajian yang perlu dilakukan terutama dari penyedia jasa komunikasi,” jelasnya. Adv/mar

Comments are closed.