BeritaKaltim.Co

Pemkab Berau Berencana Buat Puskesmas Keliling

TANJUNG REEDEB BERITAKALTIM.CO- Pelayanan kesehatan dasar menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Upaya preventif atau pencegahan pun terus dilakukan dalam mewujudkan masyarakat yang sehat. Bahkan dalam mendukung program ini, pemerintah daerah berencana membuat puskesmas keliling.

Hal tersebut disampaikan Bupati Muharram saat membuka Forum OPD, Selasa (20/3) di Balai Mufakat. Ide dan gagasan ini muncul karena melihat persoalan yang selama ini terjadi di masyarakat. Disampaikannya bahwa masih banyak masyarakat yang enggan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan ke rumah sakit dengan berbagai alas an, seperti biaya dan waktu.

Padahal, pemeriksaan kesehatan sejak dini menjadi langkah dalam mengatasi persoalan kesehatan yang lebih serius lagi. Dalam mengatasi persoalan ini, pemerintah daerah pun harus menjemput bola langsung ke masyarakat. Dengan memberikan pelayanan langsung melalui puskesmas keliling untuk melayani masyarakat dalam melakukan pemeriksaan kesehatan. “Saya ingin kita memiliki puskesmas mobile yang bisa terjun langsung dan melakukan pelayanan kesehatan,” ujar Muharram.

Bupati pun mengarahkan agar Dinas Kesehatan bisa memprogramkan rencana ini di tahun depan. Dalam pelaksanaannya nanti, puskesmas keliling ini akan dilengkapi dengan fasilitas kesehatan, obat-obatan bahkan dokter spesiali. “Jadi kalau memang pasien nantinya sangat gawat bisa langsung diobati di tempat, kalau perlu dilakukan operasi,” harapnya.

Menangapi rencana ini, Kepala Dinas Kesehatan Berau, Totoh Hermanto mengatakan, pihaknya siap mendukung program tersebut. Ia menilai, rencana ini merupakan langkah positif dalam upaya jemput bola melayani kesehatan masyarakat. Dimana pelayanan yang dilakukan nanti bisa lebih cepat dan tanpa harus ke rumah sakit lagi. “Seperti masyarakat yang kurang mampu ke rumah sakit bisa nanti ditangani melalui puskemas keliling ini. Target kita adalah mewujudkan kesejahteraan masyarakat di bidang kesehatan,” katanya.

Melalui puskesmas keliling ini juga disampaikan Totoh, pemerintah bisa melakukan tindakan preventif di masyarakat terkait pola hidup bersih dan sehat. Dengan mendekatkan akses pelayanan kesehatan ini sekaligus mengalakan kampanye kesehatan ke masyarkat. “Yah mungkin akan jalankan dulu khusus di wilayah perkotaan saja, dengan menjangkau empat kecamatan terdekat,” pungkasnya.adv/mar

Comments are closed.