TANJUNG REDEB BERITAKALTIM.CO- Camat Gunung Tabur, Mulyadi secara resmi melantik Penjabat (Pj) Kepala Kampung (Kakam) Pulau Besing Saroni S.IP, Senin (9/7). Pelantikan yang dilaksanakan di balai desa
karena Kakam Pulau Besing sebelumnya, Harsono masa jabatannya telah habis, terhitung mulai tanggal 13 Mei 2018 lalu.
Dalam pelantikan tersebut, dihadiri oleh jajaran Forkopimka Gunung Tabur, beberapa Kakam, TP PKK Desa, pengurus BPD, LKD, Ketua RT/RW serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Camat Gunung Tabur, Mulyadi mengharapkan agar Pj Kakam mampu mengemban amanah jabatan tersebut dengan sebaik-baiknya serta mampu mengawal dan menjalankan roda pemerintahan di Pulau Besing.
“ In sha Allah Pj kepala kampung yang baru dilantik ini akan melaksanakan tugasnya sampai dengan pelaksanaan pemilihan kepala kampung serentak gelombang III yang dilaksanakan pada tahun 2019 mendatang. Oleh sebab itu saya beropesan kepada Pj Kakam Pulau Besing dapat mendinginkan suasana terkait isu pemilihan kepala kampung di Pulau Besing, sampai ditetapkannya Kakam yang definitif,” pesan Mulyadi.
Mulyadi juga meminta supaya Pj Kakam yang baru dilantik segera dapat melakukan komunikasi dan koordinasi yang baik dengan semua elemen masyarakat, para tokoh, alim ulama dan pemuda agar tercipta masyarakat yang rukun dan harmonis.
Sebagai unsure aparatur kampung, sambung Mulyadi, dan BPK adalah merupakan mitra, untuk itu harus mampu mebanun komunikasi dengan baik dan harmonis,, maupun melakukan konsultasi seta bekerja sama dalam penyelenggaraan pemerintah Kampung.
“Pahami dan lakukan dengan sungguh-sungguh kewenangan yang dimiliki untuk dilaksanakan pada setiap program di kampung, sehingga tercipta keadilan bagi para pelaku pembangunan di kampung,” Tegas Mulyadi.
Sehubungan dengan itu Mulyadi juga mengingatkan kepada Kakam Pulau Besing, agar kebijakan Pemerintah Daerah (Pemda), untuk mengalokasikan anggaran melalui ADK hendaknya didikelola dengan baik sesuai aturan yang berlaku, dan transparan kepada masyarakat.
karena menurut Mulyadi, Kakam sebagai ujung tombak dari penyelenggara Pemda dituntut memiliki pengetahuan lebih, dan mampu melakukan pelayanan yang baik serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sekaligus membawa perubahan serta pertumbuhan ekonomi yang signifikan, meuju kemandirian kampung, baik dari aspek sosial maupun aspek ekonomi.
“Tetapi bukan hal yang mudah untuk merealisasikan semua hal tersebut. Karena akan banyak tantangan dan hambatan yang dihadapi. Oleh karena itu perlu sinergi dengan semua elemen yang ada dikampung,” tukas Mulyadi. Dv/mar
Trending
- Korban tewas kecelakaan bus ALS di Muratara bertambah satu
- Massa Aksi Bertahan di Kantor DPRD Kaltim, Tunggu Hasil Rapat Hak Angket
- Ratusan Mahasiswa Desak DPRD Kaltim Segera Putuskan Hak Angket
- Gunung Semeru erupsi dengan tinggi letusan capai 900 meter
- Korban kecelakaan kereta api di Bekasi dievakuasi ke RS
- Tabrakan KRL di Bekasi Timur, Kantor SAR kerahkan tim ke lokasi
- BMKG prakirakan hujan lebat guyur sejumlah wilayah Indonesia
- Massa Aksi Kembali Padati Kantor Gubernur Kaltim, Lanjutkan Penyampaian Tuntutan
- Ribuan Massa Aksi Padati Teras Samarinda, Bergerak ke Kantor Gubernur Kaltim
- Wakil Ketua DPRD Kaltim Temui Massa, Hasanuddin Mas’ud di Luar Kota
Saroni Resmi Pj Kakam Pulau Besing
Next Post
Comments are closed.