Terus Meningkatkan Kepeduliannya Terhadap Ekosistem Laut, Pupuk Kaltim Menggelar Pelatihan Transplantasi Terumbu Karang

oleh

 

BONTANG, Beritakaltim. co — PT. Pupuk Kalimantan Timur terus menunjukkan kepeduliannya terhadap biota laut dan kemandirian masyarakat pesisir, kali ini pupuk kaltim menggelar “Pelatihan Transplantasi Terumbu Karang ” merupakan program pemberdayaan masyarakat pesisir melalui Corporate Sosial Responsibility (CSR), kegiatan di selenggarakan di Aula Gedung Diklat Kantor Pusat Pupuk Kaltim, Kamis (27/9/2018).

Kegiatan pelatihan yang dilakukan oleh Pupuk Kaltim melibatkan nelayan di sekitar Perusahaan. peran mereka dalam menjaga kelestarian ekosistem laut cukup penting, sehingga dilakukan penyadaran melalui kegiatan yang sifatnya partisipatif. Sehingga pada 2017, dibentuklah Kelompok Kimasea sebagai representatif masyarakat nelayan di sekitar Perusahaan.

Direktur Produksi PT. Pupuk Kalimantan Timur, Bagya Sugihartana mengatakan, Ekosistem terumbu karang memiliki peran penting bagi sektor perikanan dan wisata. Para nelayan dan masyarakat perlu melestarikan dan mengembangkan ekosistem terumbu karang, agar dapat lebih sejahtera di masa mendatang.

“Kita tahu ekosistem terumbu karang merupakan salah satu ekosistem yang dapat mendukung produksi perikanan dilautan. Sebagai bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan laut, maka program pemberdayaan masyarakat pesisir melalui pembuatan terumbu buatan untuk warga Kelurahan Loktuan yang sebagian wilayahnya berada di pesisir,” ujarnya.

Kata dia, pelatihan transplantasi terumbu karang sebagai teknik rehabilitasi yang perlu dilakukan agar masyarakat dan stakeholders memahami pentingnya keberadaan ekosistem terumbu karang, serta memicu kesadaran dan kepedulian terhadap terumbu karang, sehingga dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk kesejahteraan bersama.

“Semua kita lakukan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kepedulian dalam hal konservasi ekosistem terumbu karang, melalui teknik rehabilitasi,” ungkapnya.

Ia berharap, masyarakat secara mandiri dapat melakukan transplantasi dengan tepat dan menjunjung tinggi asas lingkungan, sehingga mampu menjaga ekosistem laut, demi masa depan bersama. Melalui pengetahuan, keterampilan yang nantinya akan bertambah, akan lebih baik lagi jika masyarakat mampu menularkan ilmunya untuk generasi-generasi yang akan datang.

“Kami juga berharap masyarakat dan kelompok KIMASEA turut andil dan dapat melakukan rehabiltasi karang secara baik dan benar,” harapnya.

Ditempat yang sama, Sekertaris Dinas Lingkungan Hidup, Retno Febriarianty mewakili Pemerintah Kota Bontang menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan pelatihan transplantasi terumbu karang yang dilakukan oleh Pupuk Kaltim kepada masyarakat pesisir yang berada di wilayah buffer zone.

“Kegiatan ini sangat relevan dan sinergy dengan visi misi Pemerintah Kota Bontang, yaitu menguatkan Kota Bontang sebagai Kota Maritim berkebudayan industri dengan meningkatkan sumber daya manusia dan sumber daya lingkungan hidup untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melalui smart city, green city dan creative city,” ungkapnya.

Iapun mengajak kepada seluruh masyarakat Kota Bontang, untuk terus menjaga ekosistem laut Bontang yang terutama adalah mangrove, lamun dan terumbu karang, menurutnya 3 jenis yang hidup di laut Bontang merupakan sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan yang akan datang.

“Marilah kita cintai laut kita, kalau bukan kita siapa lagi, kita tahu Bontang 70 persennya adalah pesisir,” pesannya. #ADV#HR.