Ada 22 Warga Batak Kaltim Berkompetisi di Pileg dan DPD

oleh

SAMARINDA, beritakaltim.co- Di tengah hiruk pikuk tahun politik 2019, ternyata ada 22 warga dari etnis Batak di seluruh Provinsi Kaltim yang turut berkompetisi menjadi calon legislative (Caleg) dan calon anggota DPD (Dewan Perwakilan Daerah).

“Ini data awal, karena mereka yang menjadi caleg dan calon DPD ini mendaftar di organisasi KMB Kaltim. Mereka juga sudah masuk DCT (daftar calon tetap, red),” kata Taat Sidabutar, Sekretaris Tim Khusus Caleg Batak DPP KMB Kaltim, Sabtu (20/10/2018).

KMB atau Kerukunan Masyarakat Batak adalah organisasi yang mewadahi perkumpulan etnis Batak dari seluruh puak dan marga. Ada 6 puak Batak (Karo, Toba, Mandailing, Simalungun, Pakpak dan Angkola yang bergabung dalam ‘rumah besar’ ini, serta ratusan grup marga.

Menurut Taat Sidabutar, partisipasi orang Batak Kaltim dalam pesta demokrasi 2019 ini cukup besar. Bahkan jumlah yang terdaftar di KMB, yakni 22 Caleg dan calon DPD itu belum tercatat semua, lantaran masih ada warga Batak di Kaltim maju menjadi caleg tidak mendaftarkan dirinya.

“Kami sudah mengumumkan kepada seluruh warga Batak di Kaltim yang berniat ke politik untuk mendaftarkan diri ke KMB. Tapi sampai DCT ada 22 saja,” ujarnya.

Terhadap calon-calon anggota legislative dan DPD yang telah mendaftar, KMB akan berusaha maksimal untuk mensosialisasikan kepada warga Batak di Kaltim yang jumlahnya diperkirakan sebanyak 40 ribu pemilih. KMB mengajak semua warganya memastikan terdaftar sebagai pemilih di lingkungannya.

Janri Manro Samosir, Ketua Umum KMB Kaltim mengakui adanya semangat orang Batak di seluruh Kaltim agar ada wakilnya di DPD, DPR RI, DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten/kota. Dia meminta agar dilakukan analisa terhadap potensi kemenangan setiap calon.

“Mari kita jaga semangat ini. Saya ingin orang Batak yang tinggal di Kaltim tidak gentar bersaing dalam pesta demokrasi 2019. KMB akan mendorong dan mendampingi terus dengan maksimal,” ujar Janri Manro Samosir. #le