Pemilu 2019, Pemilih Kaltim Mendekati 2,5 Juta Jiwa

oleh

SAMARINDA, beritakaltim.co- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim melansir kembali rekapitulasi jumlah pemilih yang berhak mencoblos pada Pemilu 17 April 2019. Terjadi kenaikan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan kedua (DPTHP-2), termasuk juga bertambahnya jumlah TPS (Tempat Pemungutan Suara).

Dari rekapitulasi yang telah diplenokan oleh KPU Kaltim itu terlihat, DPT Kaltim mendekati 2,5 juta warga. Atau tepatnya 2.480.471 pemilih. Menurut Komisioner KPU Ida Farida Ernada, dibanding dengan DPTHP sebelumnya, terjadi kenaikan pemilih di Kaltim sebanyak 41.303 warga.

Selain ada kenaikan jumlah pemilih, KPU juga mengumumkan bertambahnya jumlah TPS (Tempat Pemungutan Suara).  Jika pada saat pelaksanaan Pilgub (Pemilihan Gubernur) Kaltim ada 7.287 TPS, sementara pada pesta demokrasi tahun 2019 menjadi 10.824 TPS.

Tentang kenaikan jumlah TPS ini, Ida Farida mengatakan, disebabkan kebijakan setiap TPS hanya untuk 300 suara. Hal tersebut lantaran situasi pada Pilgub sangat berbeda dengan Pileg dan Pilpres. Pada Pileg dan Pilpres ini pemilih akan mencoblos 5 kertas suara, sehingga lebih memakan waktu cukup lama baik pada masa pencoblosan maupun perhitungan suara.

“Ini disebabkan jumlah pemilih hanya 300 saja per TPS. Karena ada 5 kotak yang harus dicoblos dan ada 5 hasil yang harus direkap oleh penyelenggara,” ujar satu-satunya komisioner perempuan di KPU Kaltim itu. #le